Sandiaga Uno Bongkar Rahasia, Dibalik Prabowo Tolak Anies Baswedan
Jalurdua.com - Jakarta | Prabowo Subianto disebut pernah tolak Anies Baswedan. Tabir rahasia itu bongkar oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Fakta mencengangkan tersebut diungkap oleh San...
Jakarta | Prabowo Subianto disebut pernah tolak Anies Baswedan. Tabir rahasia itu bongkar oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Fakta mencengangkan tersebut diungkap oleh Sandiaga Uno. Ternyata orang pertama yang ditunjuk Prabowo untuk menjadi calon gubernur Jakarta adalah Sandiaga Uno.
Akan tetapi keinginan Prabowo harus goyah lantaran Demokrat mengirim Agus Harimurti Yudhoyono sebagai kandidat kuatnya, saat itu.
"Semua perhatian terpusat pada AHY, bagaimana saya bisa menciptakan satu strategi tandingan," ujar Sandiaga Uno, Jumat 4/2/2022.
Tabir terselubung di balik kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 yang belum banyak diketahui publik akhirnya terbongkar.
Ada keengganan Prabowo Subianto menerima Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Sosok Menhan itu ternyata lebih suka mendorong Sandiaga Uno sebagai DKI 1.
"Tapi saat-saat terakhir waktu itu Pak Prabowo mengatakan tidak setuju, karena dia maunya saya menjadi calon Gubernur," ujar dia.
Medan perang itu awalnya ingin diserahkan ke Sandiaga Uno. Hingga detik-detik terakhir pun, sikap Prabowo disebut belum berubah.
Namun dua jam sebelum KPU menutup bursa Pilgub, Prabowo dilaporkan belum juga setuju Anies Baswedan menjadi calon gubernur.
Semua skenario berubah saat mengetahui medan perang yang dihadapi diisi tiga kandidat calon.
"Akhirnya mendapatkan tiga calon, itu belum ada di skenario saya. Konstelasi berubah total," tambahnya.
Sandiaga Uno pun mencoba mencari strategi yahud. Dia memutar otak untuk menghadirkan rival yang seimbang.
Jawabannya akhirnya jatuh kepada Anies Baswedan, yang sekarang menjabat Gubernur DKI Jakarta.
"Itu murni keputusan saya walaupun diperkenalkannya melalui tokoh-tokoh bangsa ini," katanya.
Dengan susah payah, Sandiaga Uno mencoba meyakinkan Gerindra serta PKS. Beruntung, politisi Fadli Zon muncul sebagai penengah, dia menjadi konektor dari tiga pihak yaitu Gerindra, PKS, dan para calon
Akhirnya Prabowo pun mengamini rencana tersebut hingga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melaju sebagai Cagub dan Cawagub DKI Jakarta.
"Akhirnya itulah kita bisa mengolah dua jam sebelum kita berangkat ke KPU untuk mendaftar akhirnya tercapai kesepakatan untuk tandatangan," tutur Sandiaga Uno.