Ada Bioskop Baru di Jakarta, Tiketnya Gratis
JALURDUA.COM-Geliat industri perfilman di indonesia memang sedang mengalami gairah dan harapan baru untuk film-film yang berkwalitas internasional. Suksesnya debut film Foxtrot Six dan Gundala misaln...
JALURDUA.COM-Geliat industri perfilman di indonesia memang sedang mengalami gairah dan harapan baru untuk film-film yang berkwalitas internasional. Suksesnya debut film Foxtrot Six dan Gundala misalnya, seolah menjadi harapan baru bagi para penikmat film laga yang berkwalitas.
Tak khayal banyak cara dilakukan oleh para penggiat industri perfilman kita untuk terus membangkitkan gairah cinta produk film dalam negri, tentunya dengan menghadirkan produk2 film yang berkwalitas dan promo yang besar-besaran.
Seperti munculnya bioskop gratis baru-baru ini yang bisa menjadi salah satu tujuan akhir pekan anda.
Bioskop ternyata bukan hanya berlokasi di mal, atau bergabung dalam area pusat perbelanjaan. Kini, ada pula yang dinamakan Bioskop Rakyat.
Bioskop Rakyat, merupakan tempat baru untuk menyaksikan pemutaran beragam film Indonesia. Lokasinya ada di studio 3 kompleks Perusahaan Umum (Perum) Produksi Film Negara (PFN), di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur. Menariknya, menonton di sini tak dipungut biaya, alias gratis.
Menurut sutradara PFN Erwin Arnada, bioskop itu selain berfungsi memperkenalkan PFN sebagai BUMN yang bergerak di bidang perfilman ke masyarakat, juga merupakan inkubator bisnis bioskop yang bisa dipelajari masyarakat.
“Kami berharap program ini bisa menjadi inkubator lahirnya bioskop rakyat di tempat lain, yang dikelola oleh para pecinta film atau komunitas film,” ujarnya di Jakarta, Sabtu 22 Februari 2020.
Sementara itu, Direktur Komersial dan Pemasaran PFN, Elprisdat mengatakan, jika diadopsi di seluruh Indonesia, hiburan film tersedia secara lebih merata. Bioskop rakyat, juga akan semakin memasyarakatkan juga film-film nasional.
Nantinya, kata dia, PFN menargetkan minimal ada satu bioskop rakyat yang bisa dibuka di 521 kabupaten/kota di Tanah Air. Bioskop rakyat dibangun dengan nilai investasi Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar per layar.
Dalam ruangan tempat menonton film, disediakan kursi maksimal untuk 200 penonton. Penggunaan teknologinya juga tak kalah dari bioskop besar. Sehingga, perkiraan balik modal investasi untuk bisnis baru ini bisa terjadi dalam kurun waktu empat hingga lima tahun.
“Kabupaten/kota yang punya bioskop itu 50-an saja. Prinsip kita minimal di setiap kabupaten/kota ada satu titik, masing-masing dua layar, itu sudah seribu layar,” ucapnya.
Berikut jadwal pemutaran film gratis bioskop rakyat di Studio 3 PFN:
Sabtu, 22 Februari 2020:
13.00 WIB: Rumah di Seribu Ombak
15.00 WIB: Kompilasi Petualangan Si Unyil
Minggu, 23 Februari 2020:
13.00 WIB: Si Pintjang
15.00 WIB: Kuambil Lagi Hatiku
Jumat, 28 Februari 2020:
13.00 WIB: Aschenputtel
15.00 WIB: 30 Hari Mencari Cinta
Sabtu, 29 Februari 2020:
13.00 WIB: Kuambil Lagi Hatiku
15.00 WIB: Hin Und Weg