Banjir Bandang Garut, Aktivis ProDem : Desa Cinta Sudah Bisa Diakses
Senator Jaringan Aktivis ProDem menjadi relawan di Bencana Banjir Garut. (Foto : Santoso). Jalurdua.com - Garut | Banjir bandang di Kabupaten Garut beberapa hari lalu, kembali terjadi pada Senin m...
Senator Jaringan Aktivis ProDem menjadi relawan di Bencana Banjir Garut. (Foto : Santoso).
Jalurdua.com - Garut | Banjir bandang di Kabupaten Garut beberapa hari lalu, kembali terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB yang mengakibatkan akses ke Desa Cinta, Karangtengah sempat terisolir.
Informasi terbaru dari Senator Jaringan Aktivis Pro Demokrasi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Santoso yang berada di lokasi banjir menyampaikan bahwa pada Selasa pagi (30/11), akses jalan yang terisolir ke Desa Cinta sudah bisa dilalui dengan kendaraan roda dua, sementara untuk mobil sedang terus diupayakan oleh warga, relawan dan BNPB Kab. Garut.
"Saya dan kawan-kawan baru saja menelusuri Desa Ciloa, Sukawening yang kondisinya juga parah akibat diterjang banjir, kita salurkan amanah bantuan untuk saudara-saudara kita yang sedang kesulitan di Posko Depok, Desa Suka Mukti, Sukawening, Garut," terang Santoso elawan yang juga sebagai Senator Jaringan Aktivis ProDem di Garut.
Lebih lanjut ia informasikan bahwa saat ini pihak terkait dibantu warga lakukan penanganan percepatan bencana banjir bandang, diantaranya mendirikan tiga titik pos pengungsian di Kecamatan Karangtengah.
Sebelum menutup keterangannya, Santoso sampaikan keadaan saat ini bahwa lokasi pos pengungsian berada di Masjid Ar-Ridho Desa Caringin, Pesantren As-Sarif Desa Cinta, dan Madrasah Desa Sukamukti, dan hasil assesement sementara, ada sekitar 80 jiwa yang mengungsi di Desa Caringin, hampir 300 jiwa di Desa Cinta dan lebih dari 50 jiwa di Desa Sukamukti.
Dari pantauan di banyak media bahwa pendirian dapur umum juga telah dilakukan di 4 titik, yakni 1 titik di Kecamatan Sukawening dan 3 titik di Kecamatan Karangtengah. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan bagi para warga terdampak. Tercatat kebutuhan mendesak saat ini berupa kebutuhan balita seperti popok bayi.