Botak Berjamaah, Cara Unik Rayakan Kemenangan Pilkades Serentak di Bulukumba
Jalurdua.com - Bulukumba - Pesta demokrasi memang selalu meninggalkan cerita dan kisah-kisah unik dari berbagai pelosok, salah satu contoh di desa Karama, Kecamatan Rilau Ale , Kabupaten Bulukumba....
Jalurdua.com - Bulukumba - Pesta demokrasi memang selalu meninggalkan cerita dan kisah-kisah unik dari berbagai pelosok, salah satu contoh di desa Karama, Kecamatan Rilau Ale , Kabupaten Bulukumba.
Cara unik dilakukan masyarakat pendukung calon kepala desa (Cakades) yang terpilih pada Pilkades serentak di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Cara unik tersebut salah satunya adalah dengan mencukur rambut hingga plontos. Hal tersebut dilakukan sejumlah pendukung cakades bernama Jusman yang terpilih pada Pilkades Karama, Kecamatan Rilau Ale.
Sehari setelah Pilkades Karama, para pendukung Jusman berbondong-bondong mendatangi posko pemenangan mereka pada Jumat (6/3/2020). Mencukur rambut hingga botak sebagai bentuk rasa syukur.
"Inilah cara kami mensyukuri kemenangan. Kami mensyukuri dengan cara mencukur rambut sampe plontos alias botak berjamaah," kata salah satu Tim Cakades, Arman Palibu via telpon, Jumat.
Ratusan orang turut bercukur, bahkan cukur botak tersebut merupakan niat dari pendukung Jusman di Pilkades Karama. "Kami sudah bernazar jauh hari sebelumnya, jika Komandan (Tagline Jusman) terpilih sebagai Kepala Desa Karama kami melakukan cukur botak. Dan ini sudah menjadi kesepakatan kami," jelasnya.
Selain menggunduli kepala, pendukung Jusman juga mengekspresikan kegembiraannya dengan memamerkan kepala botak mereka. Sementara, Jusman mengucapakan banyak terima kasih kepada masyarakat Desa Karama yang telah mengamanahkan dirinya memimpin desa.
"Ini kemenangan Desa Karama, kemenangan kita bersama. Saya berterima kasih atas support dan dukungan serta do'a para tim sehingga kita bisa meraih kemenangan ini. Mereka rela plontos bersama-sama karena niat dan keikhlasan mereka memenangkan saya," ucap Jusman.
Diketahui, pada Pilkades Karama, Jusman mampu meraih 994 suara, dibanding rivalnya Andi Harianto yang memperolah 779 suara. Dia merupakan incumbent yang berhasil ditumbangkan oleh Jusman.