Cara Melakukan Pengisian Ulang Mobil Listrik di Pangkalan: Panduan Praktis untuk Pengguna Baru

JEJAKSULSEL.ID – Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi energi bersih. Salah satu aspek pen...

Cara Melakukan Pengisian Ulang Mobil Listrik di Pangkalan: Panduan Praktis untuk Pengguna Baru
Bacakan Artikel

JALURDUA 
JEJAKSULSEL.ID
– Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi energi bersih.

Salah satu aspek penting dari kepemilikan mobil listrik adalah mengetahui cara melakukan pengisian ulang daya di pangkalannya atau yang biasa disebut Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Berikut ini panduan lengkap dan informatif tentang cara isi ulang baterai mobil listrik di SPKLU, dari persiapan hingga proses selesai.

  1. Temukan Lokasi SPKLU Terdekat
    Langkah pertama adalah menemukan lokasi SPKLU terdekat. Saat ini, sejumlah penyedia layanan seperti PLN, Shell Recharge, dan Pertamina Green Energy sudah menyediakan SPKLU di berbagai titik strategis, terutama di kota besar dan rest area jalan tol.
  • Pengguna dapat mencarinya melalui:
  • Aplikasi resmi penyedia SPKLU (seperti PLN Mobile)
  • Aplikasi peta seperti Google Maps
  • Sistem navigasi bawaan mobil listrik
  1. Siapkan Akun dan Metode Pembayaran
    Beberapa SPKLU mengharuskan pengguna untuk mendaftar akun terlebih dahulu di aplikasi penyedia layanan. Proses ini biasanya cepat dan hanya memerlukan:
  • Email aktif
  • Nomor telepon
  • Nomor plat kendaraan

Selain itu, siapkan metode pembayaran seperti:

  • E-wallet
  • Kartu debit/kredit
  • Saldo di aplikasi (contoh: saldo PLN Mobile)
  1. Parkir dan Pastikan Posisi Mobil Sesuai
    Setelah tiba di lokasi SPKLU, pastikan mobil diparkir dengan posisi port pengisian berada dekat dengan colokan charger. Umumnya, tiap SPKLU dilengkapi petunjuk posisi mobil yang ideal agar kabel bisa terjangkau dengan aman.
  2. Pilih Jenis Pengisian
    Terdapat dua jenis pengisian umum:
  • Fast Charging (DC) – Pengisian cepat, cocok untuk pengisian di tengah perjalanan.
  • Normal Charging (AC) – Pengisian lebih lambat, cocok jika punya waktu lebih lama.

Jenis pengisian harus disesuaikan dengan kompatibilitas port pada mobil. Beberapa mobil listrik hanya mendukung satu tipe tertentu.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: