El Savador Didesak IMF Berhenti Gunakan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran
Jalurdua.com - Jakarta | Lembaga Dana Moneter Internasional (International Monetary/IMF) mendesak pemerintah El Salvador untuk berhenti menggunakan mata uang kripto Bitcoin sebagai alat pembayaran y...
JALURDUA Jakarta | Lembaga Dana Moneter Internasional (International Monetary/IMF) mendesak pemerintah El Salvador untuk berhenti menggunakan mata uang kripto Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negaranya.
IMF menyoroti sifat mata uang kripto yang tidak stabil serta risiko yang besar pada stabilitas keuangan hingga perlindungan konsumen.
IMF dilaporkan telah memperingatkan Presiden El Salvador Nayib Bukele tentang risiko yang ditimbulkan dari penggunaan cryptocurrency terhadap negara.
Dalam sebuah pernyataan di laman resmi IMF, dewan direksi IMF telah mendesak pihak berwenang El Salvador untuk mempersempit ruang lingkup undang-undang Bitcoin di sana dengan cara menghapus status Bitcoin sebagai alat pembayaran sah (legal tender).
Fluktuasi harga Bitcoin
Desakan IMF itu bukanlah tanpa sebab. Pasalnya, sejak El Salvador mulai memberlakukan Bitcoin sebagai alat tukar yang sah pada September 2021 lalu, harga Bitcoin terus bergerak naik turun.
Bahkan sempat melonjak ke level tertinggi sekaligus anjlok ke level terendah.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”