Erdogan Kecam Rusia Lakukan Operasi Militer ke Ukraina
Foto : iNews. Jalurdua.com - Jakarta | Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serangan yang diluncurkan Rusia ke Ukraina. Ia mengatakan invasi Rusia ke Ukraina sebagai "pukulan berat" bagi p...
Seperti diketahui, Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan melakukan operasi militer terhadap Ukraina pada pagi ini.
Diberitakan bahwa Rusia telah mengumpulkan pasukan di perbatasannya dengan Ukraina. Ada sekitar 150 ribu pasukan yang disiagakan Presiden Putin.
Dikabarkan bahwa sebuah kawah rudal dengan lebar sekitar empat hingga lima meter menganga ke dalam bumi. Kawah rudal itu terbentuk di antara dua gedung apartemen setinggi lima lantai yang hancur. Petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan sisa-sisa kobaran api.
Beberapa bangunan lain di jalan itu rusak parah, jendelanya pecah dan kusen pintunya tergantung di udara pagi yang dingin.
Pemandangan memilukan itu adalah salah satu kerusakan pertama yang dilaporkan setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina Kamis pagi.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya