Google Rilis Deep Think: Model AI Tercanggih dengan Kemampuan Penalaran Paralel
JALURDUA.COM - Google resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Deep Think pada Jumat, 1 Agustus 2025. Teknologi ini merupakan bagian dari pembaruan Gemini 2.5 dan dik...
Tak hanya itu, kemampuan multimodal menjadi salah satu kelebihan utama model ini. Deep Think bisa memproses berbagai format input sekaligus, mulai dari teks, gambar, hingga suara, dalam satu kali pemrosesan, menjadikannya lebih adaptif untuk berbagai kebutuhan pengguna.
Unggul dalam Berbagai Uji Kemampuan AI
Untuk membuktikan kecanggihannya, Google menguji Deep Think melalui dua benchmark utama, yaitu Humanity’s Last Exam dan LiveCodeBench. Kedua tolok ukur ini dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis dan logika pemrograman pada sistem AI.
Hasilnya? Deep Think mencatat skor yang melampaui model AI ternama seperti OpenAI o3, Grok 4 dari xAI, hingga Gemini 2.5 Pro milik Google sendiri. Ini menjadikan Deep Think sebagai salah satu model AI paling kompetitif saat ini di industri.
Setara Standar Olimpiade Matematika Internasional
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...