News and Education Versi penuh
Daerah

Kembali Dikritik, Presiden Jokowi Atas Naiknya Harga Jelang Tahun Baru 2022.

Presiden RI - Foto : Ekonomi Bisnis. Jalurdua.com - Jakarta | Kritik tersebut dilayangkan oleh Politisi Demokrat, Abdullah Rasyid di tengah melonjaknya harga sejumlah barang pokok. Di antaranya y...

Oleh herwanto2582@gmail.com 30 Dec 2021 15:01 1 menit baca

Presiden RI - Foto : Ekonomi Bisnis.

Jakarta | Kritik tersebut dilayangkan oleh Politisi Demokrat, Abdullah Rasyid di tengah melonjaknya harga sejumlah barang pokok. Di antaranya yaitu cabai rawit merah yang harganya mengalami kenaikkan sebesar 40,31 persen.

Selain cabai rawit merah, harga barang pokok seperti beras, daging ayam, dan telur ayam juga mengalami kenaikkan sekitar 2 hingga 7 persen.

Menurut Abdullah Rasyid, kenaikkan sejumlah harga barang pokok merupakan hadiah baru dari kabinet Jokowi untuk rakyat.

“Kado tahun baru kabinet @jokowi untuk Rakyat,” kata Abdullah Rasyid, dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @Rasy_Abdullah pada Kamis, 30 Desember 2021.

Menurut Abdullah Rasyid, sejak pandemi, rakyat sudah sakit dan lapar. Kini, rakyat masih harus dibebani dengan biaya hidup yang tinggi.

“Sejak pandemi Rakyat sakit dan lapar, masih juga dibebani biaya hidup yang tinggi,” ujarnya, mengutip Pikiran Rakyat.

Ia menilai, rezim Jokowi tidak memiliki kemampuan untuk menstabilkan harga barang di pasar.

Hal ini menunjukkan bahwa cukong sama saja dengan para pejabat yang mencari untung di tengah kesulitan rakyat.

“Rezim tak mampu lakukan stabilisasi harga di pasar, hal ini membuktikan cukong sama saja dengan pejabat, cari untung di tengah kesulitan rakyat,” tandasnya.