News and Education Versi penuh
Kesehatan

Lebih dari 1 Juta Kasus Sehari, Covid AS Naik Drastis

Foto : Kompas. Jalurdua.com - Jakarta | Kini Amerika Serikat dilanda gelombang infeksi Covid-19 gila-gilaan dalam beberapa hari terakhir hingga mencatat rekor 1.082.549 juta kasus dalam 24 jam pa...

Oleh herwanto2582@gmail.com 05 Jan 2022 13:42 2 menit baca

Foto : Kompas.

Jalurdua.com - Jakarta | Kini Amerika Serikat dilanda gelombang infeksi Covid-19 gila-gilaan dalam beberapa hari terakhir hingga mencatat rekor 1.082.549 juta kasus dalam 24 jam pada Senin lalu.

Dari data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU) yang menjadi acuan global, AS juga mencatat 1.688 kematian akibat virus corona di hari yang sama.

Menurut pihak berwenang AS bahwa lonjakan infeksi harian Covid-19 pada awal pekan ini kemungkinan terjadi akibat laporan virus corona yang tertunda selama libur Tahun Baru lalu.

Pada tahun baru 2022 lalu banyak wilayah di AS yang tak melaporkan jumlah infeksi Covid-19 hariannya selama akhir pekan lalu.

Namun jumlah infeksi harian pada 3 Januari lalu membuat rata-rata kasus Covid-19 di AS naik jadi 480.273 kasus dengan 1.200 kematian dalam sehari.

Terkait data tersebut menurut laporan CNBC, dapat menyebabkan penghitungan infeksi harian pada Senin (3/1) merupakan akumulasi selama akhir pekan lalu.

Angka harian itu menjadikan total infeksi Covid-19 AS sejak awal pandemi menjadi 56.189.547 kasus dengan 827.748 kematian.

Jumlah pasien rawat inap itu mendekati puncak saat Covid-19 varian Delta pada awal September lalu sebanyak 103 ribu warga AS dirawat di RS akibat virus corona.

Kementerian Kesehatan AS menuturkan sekitar 98 ribu warga AS dirawat di rumah sakit karena Covid-19, naik 32 persen dibandingkan pekan lalu, per hari Senin lalu.

Tsunami infeksi Covid-19 harian di AS ini berlangsung ketika penyebaran virus corona varian Omicron terus meluas di berbagai penjuru dunia, termasuk di Negeri Paman Sam.

AS dalam beberapa pekan terakhir, mencatat penyebaran Covid-10 varian Omicron mulai menggeser dominasi varian Delta dalam kasus virus corona di Negeri Paman Sam.

Dari data terbaru Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) per 25 Desember 2021, 41 persen dari kasus Covid-19 baru merupakan varian Delta. Sementara itu, varian Omicron mendominasi kasus Covid-19 baru di AS hingga 58,6 persen, melansir CNN Indonesia.

Karena itu Pemerintah setempat terus mendesak warga yang belum juga divaksinasi untuk segera melakukannya. Presiden Joe Biden juga mendorong warga yang telah menerima dua dosis lengkap vaksin Covid-19 untuk mulai menerima booster sebagai dosis ketiga.