News and Education Versi penuh
Daerah

Moeldoko: Mengaku ke Luar Negeri untuk Kerja, tapi Sebenarnya Wisata

Foto : Kompas.com Jalurdua.com - Jakarta | Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan, tak sedikit warga yang menyampaikan alasan bohong saat pergi ke luar negeri. Warga menga...

Oleh herwanto2582@gmail.com 19 Jan 2022 04:13 1 menit baca

Foto : Kompas.com

Jakarta | Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengungkapkan, tak sedikit warga yang menyampaikan alasan bohong saat pergi ke luar negeri.

Warga mengaku ke luar negeri untuk bekerja tetapi pada kenyataannya mereka pergi wisata.

“Praktik di lapangan menunjukan tidak sedikit yang ke luar negeri mengaku untuk bekerja. Namun, sebenarnya untuk wisata dan sebaliknya,” ujar usai melakukan rapat koordinasi dengan Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, di gedung Bina Graha Jakarta, Rabu, (19/1/2022) sebagaimana dilansir dari siaran pers KSP.

"Dilaporkan bahwa jumlah orang ke luar negeri untuk tujuan wisata masih banyak," ungkapnya.

Imbau WNI Tak ke Luar Negeri tapi Cabut Larangan WNA Masuk Indonesia
Sehingga, dari pendalaman yang dilakukan KSP dan Ditjen Imigrasi disimpulkan syarat perjalanan ke luar negeri perlu diperketat.

Hal ini sebagai upaya untuk menekan laju kasus Omicron dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Akan tetapi, menurutnya rencana pengetatan syarat perjalanan ke luar negeri akan dikecualikan bagi orang-orang tertentu.

Yakni bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa, dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan mendesak, seperti alasan kesehatan atau kemanusiaan.

Dia pun mengakui salah satu tantangan dalam melakukan pembatasan syarat perjalanan adalah identifikasi tujuan orang ke luar negeri.

Sehingga rencana pembatasan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan sejumlah pihak.