News and Education Versi penuh
Daerah

Pemprov DKI, Tidak Focus Rehabilitasi Sekolah SMP, SMA

Gambar Ilustrasi (Foto : Beritasatu.com) Jalurdua.com - Jakarta | Pendidikan merupakan hal terpenting dalam membangun karakter bangsa, agar generasi penerus memiliki bekal pengetahuan yang kuat un...

Oleh herwanto2582@gmail.com 18 Nov 2021 00:17 2 menit baca

Gambar Ilustrasi (Foto : Beritasatu.com)

Jalurdua.com - Jakarta | Pendidikan merupakan hal terpenting dalam membangun karakter bangsa, agar generasi penerus memiliki bekal pengetahuan yang kuat untuk kelangsungan bangsa dan negaranya. Karenanya diperlukan pemimpin yang mengerti dan peduli terkait hal-hal yang berhubungan dengan pendidikan.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengeluhkan program rehabilitasi sekolah Pemprov DKI Jakarta yang tidak berjalan lancar.

Anggota DPRD DKI Jakarta, kata Ima, sudah mengusulkan banyak sekolah yang harus direhabilitasi, baik dari daerah pemilihan maupun aspirasi murni dari masyarakat.

"Kami pun anggota Dewan marah karena apa yang jadi aspirasi kami, masyarakat minta untuk (sekolah) direhab (tapi) enggak jalan," kata Ima saat dihubungi melalui telepon, Rabu (17/11/2021).

Ia juga mengeluhkan keputusan Pemprov DKI Jakarta yang justru berfokus pada rehabilitasi sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

Padahal, pembangunan dan rehabilitasi sekolah jenjang SMP dan SMA lebih dibutuhkan.

"Saya enggak paham juga kenapa dari eksekutif masih menganggarkan cuma sedikit-sedikit saja (untuk rehabilitasi sekolah)," tutur Ima.

Ima menambahkan program rehabilitasi sekolah di Jakarta secara keseluruhan mungkin bisa menelan Rp 500 miliar.

Namun, untuk tahun 2022, Pemprov DKI Jakarta hanya menganggarkan Rp 21,2 miliar untuk dana rehabilitasi sekolah dan mengabaikan banyak sekolah yang harus direhabilitasi.

Ima menyayangkan sikap Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengabaikan program rehabilitasi sekolah, padahal Anies adalah orang yang berlatar belakang kuat di dunia pendidikan.

"Padahal beliau (Anies) juga salah satu pemerhati pendidikan ya," kata Ima. Dikutip dari kompas.com