Soal Tunda Pemilu 2024, Cak Imin: Usulannya dalam Rangka Menolong Ma'ruf Amin
Jalurdua.com - Jakarta | Belakangan wacana penundaan Pemilu 2024 menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk mahasiswa dan masyarakat. Wacana penundaan Pemilu 2024 itu berawal dari usulan Ketua Umu...
Jalurdua.com - Jakarta | Belakangan wacana penundaan Pemilu 2024 menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk mahasiswa dan masyarakat.
Wacana penundaan Pemilu 2024 itu berawal dari usulan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Usai wacana itu menuai penolakan di tengah masyarakat, Cak Imin kini menyatakan bahwa usulannya terkait penundaan Pemilu 2024 sebagai langkah untuk menolong Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.
"Saya itu usul (Pemilu 2024 ditunda) dalam rangka menolong Kiai Ma'ruf (Ma'ruf Amin), dalam rangka menolong rakyat," kata Cak Imin saat mengisi acara Puncak Peringatan Hari Lahir PMII 62 Tahun.
Dia pun menjelaskan pernyataannya terkait penundaan Pemilu 2024 yang dapat menolong Ma'ruf Amin.
"Kenapa menolong Kiai Ma'ruf? Supaya nanti kalau di akhirat ditanya kurang ini kurang itu. Mesti alasannya ya karena dua tahun pandemi nggak bisa apa-apa," ucapnya.
Tak hanya itu, Cak Imin menuturkan usulan yang disampaikannya beberapa waktu lalu juga dapat menolong rakyat, mengingat pandemi Covid-19 telah menghantui Indonesia dua tahun belakangan.
Untuk (menolong) rakyat juga ngomongnya begini, oh kurang ini kurang itu, pemerintah kurang ini kurang itu, itu kan ada pandemi dua tahun. Dua tahun stuck loh nggak ngapa-ngapain toh, saya pertemuan aja susah kan?" kata Cak Imin.
"Anggaran di DPR habis untuk mengurusin pandemi, IKN belum tergarap sama sekali gara-gara dua tahun (pandemi)," ujarnya menambahkan.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menilai usulan yang disampaikannya terkait penundaan Pemilu 2024 sangatlah wajar di negara demokrasi ini.
"Namanya usul masa nggak boleh, emang negara demokrasi nggak boleh usul?," ucapnya.
Selain menilai wajar usulannya, Cak Imin juga mengatakan bahwa penolakan terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 juga menjadi wajar di negara dekomrasi ini.
"Ya wajar kalau ada usulan itu, ya kalau ditolak nggak apa-apa namanya juga usulan," katanya, dikabarkan Jalurdua.com mengutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube PMIIOFFICIAL pada Selasa, 19 April 2022.