Soal Tunda Pemilu, Lemparan Bola dari PKB ke Jokowi hingga Bamsoet
Jalurdua.com - Jakarta | Disadari oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim bahwa wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) mendapat banyak penolakan. Kata dia, h...
Atas dasar itu, menurutnya, pengambilan keputusan soal waktu penyelenggaraan Pemilu 2024 harus kembali ke prinsip demokrasi, di mana keputusan diambil berdasarkan arus suara terbanyak.
Sebagai pihak yang memulai mengemukakan wacana itu ke publik, kini PKB justru melemparkan bola untuk mendapatkan penegasan itu kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hingga Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Pihaknya menyarankan agar para pihak terkait dan tokoh mengadakan forum satu meja untuk membahas soal waktu pemilu tersebut.
Menurut Luqman, beberapa pihak yang harus hadir di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo.
Lalu, pemimpin lembaga tinggi negara, pemimpin organisasi kemasyarakatan (ormas), perwakilan akademisi, parpol koalisi pendukung pemerintah, hingga pihak berkompeten lain.
Ia menilai, kepastian waktu penyelenggaraan pemilu sangat penting bagi masyarakat, partai politik, dan pemerintah. Sebab, wacana penundaan penyelenggaraan Pemilu 2024 sudah menjadi perbincangan nasional.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania