Taliban : Tanpa Pendamping Pria, Perempuan Dilarang Naik Pesawat
Jalurdua.com - Jakarta | Taliban disebut telah memerintahkan maskapai penerbangan di Afghanistan untuk melarang perempuan naik pesawat kecuali ditemani oleh kerabat atau pendamping laki-laki. Dua...
JALURDUA Jalurdua.com - Jakarta | Taliban disebut telah memerintahkan maskapai penerbangan di Afghanistan untuk melarang perempuan naik pesawat kecuali ditemani oleh kerabat atau pendamping laki-laki.
Dua pejabat dari maskapai penerbangan Afghanistan, yakni Ariana Afghan Airlines dan Kam Air mengatakan pada Minggu (27/3/2022) malam waktu setempat, bahwa Taliban telah memerintahkan mereka untuk berhenti menaikkan perempuan jika mereka bepergian sendirian.
Menurut para pejabat dari maskapai penerbangan itu yang enggan disebut namanya demi keamanan, keputusan itu diambil setelah diadakan pertemuan pada Kamis (24/3/2022), antara perwakilan Taliban, dua maskapai penerbangan, dan otoritas imigrasi bandara.
Sejak kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan di Afghanistan, ada banyak pembatasan terhadap kebebasan perempuan yang telah diterapkan kembali.
Pembatasan ini seringkali diterapkan secara lokal atas kemauan pejabat regional dari Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan Afghanistan.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Dunia Multipolar, Siapa yang Akan Memimpin Setelah Amerika dan China?
- Diharapkan Jinping dan Biden di G20 Bali Menginisiasi Soal Global
- test posting berita
- Inovasi PEDAS Bulukumba Antar Raih Penghargaan Bangga Kencana