Ukraina Dapat Pasokan 1.000 Senjata Anti-Tank dan 500 Rudal Lawan Rusia
Kanselir Jerman ( Foto : Kompas). Jalurdua.com - Jakarta | Pemerintah Jerman dikabarkan bakal mengirimkan 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal stinger bagi Ukraina. Kanselir Jerman Olaf Scholz...
Melihat hal itu, Pemerintah Ukraina menyambut baik upaya Jerman. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendukung langkah tersebut. Zelensky saat ini masih berada di Kiev saat pasukan Rusia mengepung ibu kota negara tersebut.
"Jerman baru saja mengumumkan penyediaan peluncur granat anti-tank dan rudal stinger ke Ukraina. Tetap semangat, Rektor @OlafScholz ! Koalisi anti-perang beraksi," cuit Zelensky.
Bahkan, Zelensky mencuit dalam akun twitter resminya @ZelenskyyUa mendukung langkah Kanselir Jerman memasok senjata ke negaranya.
Seperti diketahui, Presiden Rusia, Vladimir Putin memerintahkan operasi militer di wilayah Donbas yang terletak di timur Ukraina pada Kamis (24/2).
Tak lama usai pernyataan Putin, sejumlah bunyi ledakan mulai terdengar di Ibu Kota Ukraina, Kiev, dan Kota Kharkiv. Serangkaian ledakan juga terdengar di Belgorod, Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina.
- 1
- 2
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Dunia Multipolar, Siapa yang Akan Memimpin Setelah Amerika dan China?
- Diharapkan Jinping dan Biden di G20 Bali Menginisiasi Soal Global
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama