Ukraina Dapat Pasokan 1.000 Senjata Anti-Tank dan 500 Rudal Lawan Rusia
Kanselir Jerman ( Foto : Kompas). Jalurdua.com - Jakarta | Pemerintah Jerman dikabarkan bakal mengirimkan 1.000 senjata anti-tank dan 500 rudal stinger bagi Ukraina. Kanselir Jerman Olaf Scholz...
Melihat hal itu, Pemerintah Ukraina menyambut baik upaya Jerman. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendukung langkah tersebut. Zelensky saat ini masih berada di Kiev saat pasukan Rusia mengepung ibu kota negara tersebut.
"Jerman baru saja mengumumkan penyediaan peluncur granat anti-tank dan rudal stinger ke Ukraina. Tetap semangat, Rektor @OlafScholz ! Koalisi anti-perang beraksi," cuit Zelensky.
Bahkan, Zelensky mencuit dalam akun twitter resminya @ZelenskyyUa mendukung langkah Kanselir Jerman memasok senjata ke negaranya.
Seperti diketahui, Presiden Rusia, Vladimir Putin memerintahkan operasi militer di wilayah Donbas yang terletak di timur Ukraina pada Kamis (24/2).
Tak lama usai pernyataan Putin, sejumlah bunyi ledakan mulai terdengar di Ibu Kota Ukraina, Kiev, dan Kota Kharkiv. Serangkaian ledakan juga terdengar di Belgorod, Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina.
- 1
- 2
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI
- Senator AS Desak Elon Musk Nonaktifkan Starlink yang Dipakai Sindikat Penipuan A...
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania