Upaya Penyesatan Sistematis Dengan Ganti Kurikulum?

Oleh: Muflihana, S.Pd. Semakin jelas saja arah pendidikan Indonesia hari ini yang berambisi menghilangkan konsep islam kaffah pada diri kaum muslim. Hal ini terkonfirmasi dengan getolnya pemer...

Upaya Penyesatan Sistematis Dengan Ganti Kurikulum?
Bacakan Artikel

JALURDUA Oleh: Muflihana, S.Pd.

Semakin jelas saja arah pendidikan Indonesia hari ini yang berambisi menghilangkan konsep islam kaffah pada diri kaum muslim. Hal ini terkonfirmasi dengan getolnya pemerintah memberlakukan kebijakan-kebijakan tak berdasar. Melalui ketentuan regulasi penilaian yang diatur pada SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3751, Nomor 5162 dan Nomor 5161 Tahun 2018 tentang Juknis Penilaian Hasil Belajar pada MA, MTs, dan MI. Pada SK tersebut berisi tentang penghapusan seluruh materi ujian di madrasah yang mengandung konten khilafah dan perang atau jihad. 

Bahkan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah pada Kementerian Agama (Kemenag), Umar, menjelaskan, bahwa  yang dihilangkan sebenarnya bukan hanya materi khilafah dan perang. Setiap materi ajaran yang dinilai berbaut tidak mengedepankan kedamaian, keutuhan dan toleransi juga dihilangkan. "Karena kita mengedepankan pada Islam wasathiyah," kata Umar (republika.co.id).

Terlihat sudah agenda penjajahan melalui pemikiran terhadap kaum muslim semakin terasa. Arahan untuk menghilangkan jatidiri sebagai muslim semakin getol diaruskan. Agenda ini merupakan pesanan musuh-musuh Islam.Hal ini telah digaungkan terlebih dahulu oleh RAND Corporation pada tahun 2007. Sebelumnya RAND mengeluarkan hasil penelitian padatahun 2006 dengan judul “Building Moderat Muslim Network’’ (www.rand.org).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: