Vivo Rilis HP Harga 3 Jutaan: Tahan Air, Baterai 6000 mAh, dan Layar AMOLED Canggih
JAKARTA,Awal Agustus 2025 menjadi tonggak penting bagi Vivo Indonesia dengan peluncuran Vivo Y400, smartphone teranyar yang menyasar segmen menengah. Dengan harga mulai dari R...
Performa Andal Berkat Snapdragon 685 dan RAM Ekspansi
Untuk urusan dapur pacu, Vivo Y400 ditenagai Snapdragon 685 octa-core dengan fabrikasi 6nm, dipadukan dengan RAM LPDDR4X serta penyimpanan UFS 2.2. Pengguna dapat memilih dua varian memori:
- 8 GB + 128 GB (dengan tambahan 8 GB Extended RAM)
- 8 GB + 256 GB (dengan tambahan 8 GB Extended RAM)
Konfigurasi ini menjamin performa mulus untuk multitasking, gaming ringan, hingga penggunaan harian intensif.
Baterai 6000 mAh dan Kamera Tahan Air Jadi Daya Tarik Utama
Dibekali baterai jumbo 6000 mAh, Vivo Y400 mampu bertahan seharian penuh bahkan dalam penggunaan berat. Fitur 44W FlashCharge memungkinkan pengisian daya cepat dan efisien.
Menariknya, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, menjadikannya tahan air dan debu. Bahkan, pengguna bisa mengambil gambar bawah air dengan fitur Underwater Photography yang ditanamkan dalam sistem kamera.
Untuk sektor fotografi, Vivo Y400 menyematkan kamera utama 50MP Sony IMX852, dipasangkan dengan sensor sekunder 2MP. Kamera depannya beresolusi 8MP, cukup untuk selfie dan panggilan video. Fitur kamera lainnya meliputi Night Mode, Portrait, Pro Mode, hingga Dual View Video.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”