Wujudkan Pendidikan Inklusif, Pemda Bulukumba Dorong Gerakan Kembali Bersekolah

JALURDUA.COM, BULUKUMBA.---Guna menekan angka putus sekolah dan memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pendidikan menyelenggarakan S...

Wujudkan Pendidikan Inklusif, Pemda Bulukumba Dorong Gerakan Kembali Bersekolah
Bacakan Artikel

Beberapa kegiatan utama yang telah dan sedang dilaksanakan antara lain; sosialisasi dan kampanye GKB, pendataan dan verifikasi siswa putus sekolah, pemberian bantuan pendidikan berupa seragam dan alat tulis oleh Baznas, pembentukan Tim Satgas Anak Tidak Sekolah/Putus Sekolah dan pembentukan Tim Percepatan Penaganan Anak Tidak Sekolah (PPATS).

Terkait pendataan anak putus sekolah, Ketua Tim Penggerak PKK Bulukumba Andi Herfida Muchtar dalam sambutannya menekankan pentingnya pendataan secara terstruktur.

“Penanganan anak yang tidak bersekolah di Bulukumba selama ini telah berjalan baik. Namun, diperlukan langkah yang lebih terstruktur, terutama melalui pendataan. PKK, pemerintah desa, dan kelurahan akan bergerak bersama untuk memastikan setiap anak terdata dan tidak luput dari perhatian pemerintah setempat,” ujarnya.

Mulai September mendatang, pendataan anak tidak bersekolah akan difokuskan di tiga kecamatan, lalu dilanjutkan ke kecamatan lain hingga tuntas. Hasil pendataan ini akan menjadi dasar penempatan anak ke sekolah formal maupun nonformal, sehingga lebih terarah dan tepat sasaran.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Baznas Bulukumba H. Kamaruddin Hambali, camat, lurah, kepala desa, serta kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan formal dan nonformal.Dalam kesempatan ini pula, Andi Herfida menyampaikan apresiasi kepada Baznas Bulukumba atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah khususnya program sosial dan pendidikan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: