Ada Upaya Memojokkan Islam, Sekjen Syarikat Islam: SI Siap Bentuk Desk Anti-Islamopobia
Sekjend Syarikat Islam, Dr. Ferry Juliantono, saat berikan sambutan Munas Alim Ulama SI, Jakarta 21/3/2022 - foto : Ist. Jalurdua.com - Jakarta | Walaupun fokus Syarikat Islam (SI) ke depan lebih...
Yang justru ganjil, kata Ferry, sementara AS telah membangun landasan perundang-undangan untuk menghapus Islamophobia, di negeri kita sendiri isu-isu yang cenderung memojokkan Islam justru terkesan terus dikembangkan.
“Misalnya wacana radikalisme atau Islam radikal. Dengan perkembangan dunia di saat-saat terakhir ini, wacana radikalisme Islam di Tanah Air sebenarnya ganjil dan terasa melawan elan vital sejarah alias zeitgeist. Dunia berjalan ke sisi kanan, eh, Indonesia sendirian memilih sisi kiri dan melawan arus,” ujar mantan tahanan politik ini.
Itulah antara lain berbagai alasan untuk dibentuknya desk Anti-Islamophobia di SI. “Itu raison d’etre-nya. Sangat clear bahwa dunia Islam harus merespons secara konstruktif perkembangan yang terjadi di dunia saat ini. Selain mengembangkan wacana anti-Islamophobia, tujuan yang lebih besar adalah disahkannya Undang-Undang Anti-Islamophobia di Indonesia. Ini langkah awal yang akan kami sosialisasikan sehingga umat Islam yang menjadi wakil rakyat di DPR juga sadar peran mereka,” kata Ferry.
Tentang isu radikalisme sendiri, Sekjen SI yang bergelar doktor ini sebenarnya merasakan banyak keganjilan, paling tidak, isu tersebut mentah secara intelektual.
“Coba baca, Webber dan Kruglanski saja menyatakan akar radikalisme itu lebih sering karena krisis sosial-ekonomi, adanya degradasi peran institusi politik serta penurunan standard hidup masyarakat. Selama isu radicalism ini berlangsung, tak sekali pun saya dengar institusi yang getol meneriakkan radikalisme ini bicara soal keadilan sosial dan hal-hal yang relevan dengan itu. Malah yang dimunculkan justru daftar ulama radikal yang diminta tak diundang berceramah,” papar Ferry miris.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania