Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Suasana di depan Masjid Pejuang Subuh, Jalan Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, terasa berbeda. Ramadan 1447 Hijriah menjadi saksi lahirnya pendekatan unik dalam penegaka...

Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
Bacakan Artikel

JALURDUA JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Suasana di depan Masjid Pejuang Subuh, Jalan Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, terasa berbeda. Ramadan 1447 Hijriah menjadi saksi lahirnya pendekatan unik dalam penegakan hukum: pelanggar lalu lintas—khususnya pengendara tanpa helm—tak sekadar ditegur, tetapi juga diminta mengikuti tes membaca Al-Qur’an. Sore itu, Kamis, 26/2/2026.

Program bertajuk “Ngaji On The Road, Ku tilang dengan Bismillah” ini merupakan kolaborasi Polres Bulukumba dan pengurus Masjid Pejuang Subuh. Sebuah inovasi yang menggabungkan disiplin berlalu lintas dengan pembinaan rohani, memanfaatkan momentum Ramadan untuk menyentuh hati masyarakat.

Pendekatan ini menjadi contoh nyata policing humanis—mengutamakan edukasi, empati, dan perubahan perilaku.

Secara sederhana, ini adalah program penindakan pelanggaran helm yang disertai pembinaan spiritual.

Teguran yang Menggetarkan Hati

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: