Akkaleng Pulanduk

Barangkali hanya kancil satu-satunya tokoh fabel kita yang protagonis sekaligus antagonis. Si Kancil telanjur dinobatkan sebagai seekor tokoh hewan yang cerdik cendekia. Dongeng-dongeng Melayu kuno m...

Akkaleng Pulanduk
Bacakan Artikel

Entah bagaimana awalnya, dalam perkembangannya, di ruang sosial masyarakat etnis Bugis Makassar kata "akkaleng pulanduk" justru kerap ditujukan kepada oknum-oknum omg ссылка antagonis. Semisal jika di sebuah pasar ada penjual yang culas, biasanya langsung terlontar ucapan "Dasar akkaleng pulanduk!"

Di masa pandemi covid-19, pedagang yang menimbun masker lalu menjualnya dengan harga tinggi lantas dituding "bisnisman akkaleng pulanduk!"

Cerita konyol seputar akkaleng pulanduk yang diperankan manusia pun biasa terjadi di dunia nyata. Ada sepotong cerita menggelikan dalam sebuah acara reuni alumni sebuah SMA.

Sebut saja namanya Bang Kuki. Dia alumni yang paling dituakan dan dikenal paling doyan bubur ayam. Karena diprediksi Bang Kuki pasti datang maka salah satu menu andalan yang disiapkan panitia adalah bubur ayam. Dasar Bang Kuki banyak akalnya. Ketika teman-temannya menyerbu bubur ayam, tiba-tiba Bang Kuki berteriak, "Tunggu, "isi buku" (gigi palsu) saya jatuh ke dalam bubur ayam!" Sontak para penyerbu bubur ayam langsung menjauh. Sebagian bahkan merasa mau muntah. Tinggallah Bang Kuki menikmati bubur ayam seorang diri. Bang Kuki akkaleng pulanduk!(*)

Pustaka RumPut, 30 Mei 2020

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2