Aktivis era 80: RR Sosok Pemimpin Ideal Ditengah Ancaman Ekonomi dan Disintegrasi
Jakarta - Santoso, mantan aktivis mahasiswa asal kota Jogjajakarta era tahun 1980-an yang kini menetap di kawasan perkampungan bantaran kali Ciliwung, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur mengaku se...
Rizal Ramli menurutnya merupakan sosok pemimpin yang real diperlukan bangsa negara kita, yang dapat kita yakini mampu memperbaiki keadaan ini, hal itu dapat diukur dari keberhasilannya dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi nasional ditengah keadaan krisis dunia diawal reformasi, serta keberhasilan lainnya hingga dimasa kepemimpinan presiden Jokowi diperiode pertama.
RR mantan aktivis mahasiswa ITB era 70an yang telah melewati masa suram dimasanya. Kritik dan gagasannya untuk perubahan yang lebih baik dimasa orde baru memaksa dirinya harus menerima hukuman, dan kemudian RR dipenjara di Sukamiskin, Bandung sebagai tahanan politik oleh pemerintahan Soeharto.
Tekad dan keteguhan untuk memajukan rakyat bangsa negara Indonesia ia buktikan dengan mewujudkannya dengan meraih berbagai gelar pendidikan dan penghargaan dari dalam negeri dan internasional, hingga kemudian diawal reformasi 1998 Rizal Ramli yang saat itu masih tergolong usia muda, mendapat kepercayaan negara sebagai pejabat negara untuk menuntaskan berbagai persoalan krisis ekonomi nasional yang melanda Indonesia awal reformasi 1998 akibat krisis dunia.
RR juga merupakan sosok pemimpin yang memiliki hubungan baik dengan dunia internasional. Diawal reformasi saat menghadapi persoalan krisis ekonomi, RR melakukan kerjasama dengan berbagai tokoh dunia. Didalam negeri, RR menjadi salah satu sosok yang melanjutkan sikap toleransi dan demokrasi presiden Gus Dur. Selama menjabat presiden, Gus Dur mampu mempererat persatuan antar etnis. Karenanya sikap toleransi dan demokrasi yang ada pada diri RR diyakini dapat menjaga persatuan Indonesia dari ancaman disintegrasi.
Tugas negara yang diberikan kepada RR membuka kesempatan baginya untuk membuktikan komitmennya dengan menyelesaikan berbagai persoalan yang menyengsarakan rakyat dan negara.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania