Anak-anak Desa yang Menulis Do'a Harian
Bulukumba,Begitu banyak manfaat menulis bagi anak-anak. Di antaranya, sebagai media penyalur emosi, bentuk ekspresi diri, belajar beropini, dan masih banyak lagi. Selasa sore b...
JALURDUA Bulukumba,Begitu banyak manfaat menulis bagi anak-anak. Di antaranya, sebagai media penyalur emosi, bentuk ekspresi diri, belajar beropini, dan masih banyak lagi.
Selasa sore bertabur hujan (7/7/2020), kelas belajar gratis "pendidikan nol rupiah" dari Gema Pandemi atau Gerakan Mengajar Pemuda Daerah Mengabdi, mencoba mengeksplorasi gairah anak-anak di Desa Bontoharu agar tangan mereka menari di atas kertas. Dari sebuah teras rumah warga terlihat di luar salah satu ornamen alam berupa rintik hujan. Sedangkan salah satu ornamen intelegensi anak-anak itu berbentuk tulisan.

Mentornya seorang gadis. Dia seorang sarjana pertanian. Arni Yudistira namanya. Dia mengarahkan anak-anak untuk menulis do'a harian yang terekam dalam memori mereka. Kemudian ada pengenalan abjad kepada anak-anak lainnya yang belum lancar membaca dan menulis.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania