Ancaman Kematian, China Temukan Varian Baru Covid 'NeoCov'
Foto : CNBCIndonesia.com Jalurdua.com - Jakarta | Virus corona varian baru 'NeoCoV' kembali ditemukan, mengancam tingkat infeksi dengan kematian yang lebih tinggi dibandingkan jenis virus sebelumn...
Virus corona khusus ini tampaknya tidak dinetralisir oleh antibodi manusia yang dilatih untuk menargetkan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, atau Mers-Cov.
Studi ini menunjukkan ada potensi ancaman NeoCoV menginfeksi manusia, tetapi tidak ada bukti sejauh ini atau tidak ada indikasi seberapa menular atau fatalnya.
Tes laboratorium juga menunjukkan bahwa kemampuan NeoCoV untuk menginfeksi sel manusia buruk.
"Kita perlu melihat lebih banyak data yang mengkonfirmasi infeksi pada manusia dan tingkat keparahan yang terkait sebelum menjadi cemas," Profesor Lawrence Young, seorang ahli virus di Universitas Warwick, mengatakan kepada The Independent.
"(Studi) pra-cetak menunjukkan bahwa infeksi sel manusia dengan NeoCoV sangat tidak efisien.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Pemudik yang Sudah Vaksin Booster Tak Perlu Tes Antigen dan PCR
- WHO : Ada Kabar Baik Terbaru Covid-19
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania