WHO : Limbah Suntikan Hingga Botol Vaksin Bekas Ancam Dunia
Foto : Kompas.com Jalurdua.com - Jakarta | Jarum suntik, alat tes, dan botol vaksin bekas dari pandemi Covid-19 mengakibatkan puluhan ribu ton limbah medis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyeb...
JALURDUA Foto : Kompas.com
Jalurdua.com - Jakarta | Jarum suntik, alat tes, dan botol vaksin bekas dari pandemi Covid-19 mengakibatkan puluhan ribu ton limbah medis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut hal ini mengancam kesehatan manusia dan lingkungan.
"Bahan tersebut, yang sebagian dapat menular karena virus corona dapat bertahan di permukaan dan berpotensi membuat petugas kesehatan mengalami luka bakar, luka tertusuk jarum suntik, dan kuman penyebab penyakit," tulis WHO dikutip Reuters, Selasa 1/2/2022.
Sementara itu, masyarakat dekat tempat pembuangan sampah yang dikelola dengan buruk dapat terpengaruh melalui udara yang terkontaminasi dari pembakaran sampah, kualitas air yang buruk, atau hama pembawa penyakit.
Laporan WHO menyerukan reformasi dan investasi, termasuk melalui pengurangan penggunaan kemasan yang menyebabkan tumpukan plastik, serta penggunaan alat pelindung yang terbuat dari bahan daur ulang.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Pemudik yang Sudah Vaksin Booster Tak Perlu Tes Antigen dan PCR
- WHO : Ada Kabar Baik Terbaru Covid-19
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama