BNN 'Tangkap Bergilir' Artis Pemakai Narkoba Dikritik Legislator
Gambar : 794,62 kg sabu hasil sita BNN Januari-Mei 2021 dimusnahkan BNN ( foto : CNN Indonesia) Jalurdua.com - Jakarta | Heru Widodo, anggota Komisi III DPR dari fraksi PKB, melayangkan kritik kep...
JALURDUA Gambar : 794,62 kg sabu hasil sita BNN Januari-Mei 2021 dimusnahkan BNN ( foto : CNN Indonesia)
Jakarta | Heru Widodo, anggota Komisi III DPR dari fraksi PKB, melayangkan kritik kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) yang seolah-olah tinggal menunggu giliran menangkap para artis pemakai narkoba.
Menurut Heru, saat ini muncul stigma di tengah masyarakat, BNN dan kepolisian sebenarnya telah mengantongi daftar nama artis yang menggunakan narkoba. Para artis pengguna itu, katanya, tinggal menunggu giliran untuk ditangkap.
"Di masyarakat ini muncul stigma bahwa ini sebetulnya kepolisian, BNN sudah tahu, sudah mengantongi nama-namanya. Siapa yang sudah giliran untuk ditangkap," katanya dalam rapat di Komisi III DPR, Kamis 20/1/2022.
Heru merunut, dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya telah 13 pesohor mulai dari artis, musisi, pemain sinetron, hingga komika yang dibekuk karena narkoba. Dua di antaranya bahkan ditangkap belum genap sebulan di awal Januari 2022.
Menurut dia, BNN mestinya menangkap para bandar narkoba yang menyuplai barang terlarang tersebut, alih-alih hanya menangkapi para artis yang menggunakannya.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...
- 29 Tersangka Dibekuk, Polda Sulsel Bongkar Dalang Pembakaran DPRD Sulsel dan Mak...
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”