"Butterfly", Novel Karya Remaja Bulukumba Yang Ditulis Hanya 8 Hari
, Bulukumba - Usianya masih belia, 13 tahun. Namun gadis remaja yang masih duduk di bangku SMP itu sudah punya karya berupa novel. Judulnya "Butterfly". Nayla Putri Humaira, namanya. Gad...
"Adik Nayla, bakat yang kamu miliki hari ini, harus kamu teruskan. Kita butuh sosok seperti adik Nayla. Ke depannya adik Nayla kita bantu dalam hal pendampingan," Kata Tomy Satria.
Sepintas gadis hitam manis itu sama saja dengan remaja lainnya. Belajar di Sekolah, dan belajar di rumah di tengah Pandemi. Tingkahnya polos, namun tetap santun. Hanya saja, ada satu pembeda dibanding remaja sebayanya. Di usianya yang belia, putri dari pasangan ibu Leha dan Pak Asri itu sudah mampu menulis novel yang dicetak dalam bentuk buku. Hobinya yang memang menulis, mengantarkan remaja kelas 9 SMP itu, mampu menulis novel di tengah pandemi Covid-19.
"Selama libur sekolah, saya manfaatkan waktu untuk menulis. Alhamdulillah saya bisa menerbitkan novel." Kata gadis kelahiran 2006 itu.
Meskipun limited edition, novel 'Butterfly' milik Nayla akan dijual ditempat-tempat tertentu. Uang hasil penjualannya pun akan digunakan untuk biaya pendidikannya.Butterfly yang berarti kupu-kupu, kini sudah bisa dipesan, jumlahnya pun terbatas hanya 80 eksemplar.
"Saat ini bagi yang ingin pesan, boleh melalui kontak whatsapp di https://wa.me/6285242201522. Insya Allah semoga bisa berkah," Katanya.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Uji Kompetensi Wajib? Strategi Kemnaker Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
- Abdul Razak Nasution Tidak Paham AD/ART dan Peraturan Organisasi
- Kapolres Bulukumba: Polri Terbuka Kritik, Reformasi Harus Sentuh Kultur
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania