Dari Musda IGABA, Komitmen Guru PAUD Aisyiyah Bulukumba Diperkuat
IGABA Bulukumba menggelar Musyawarah Daerah untuk memperkuat peran guru PAUD Aisyiyah sebagai organisasi profesi yang adaptif di era baru. JALUR DUA.COM, Bulukumba — Di tengah dinamika dunia pendi...
IGABA Bulukumba menggelar Musyawarah Daerah untuk memperkuat peran guru PAUD Aisyiyah sebagai organisasi profesi yang adaptif di era baru.
JALUR DUA.COM, Bulukumba — Di tengah dinamika dunia pendidikan anak usia dini yang terus berkembang, Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Bulukumba menegaskan perannya sebagai organisasi profesi pendidik melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Bertempat di Aula Pertemuan Panti Asuhan Sa’adathul Banaat, Musda IGABA mengusung tema “Meneguhkan IGABA sebagai Organisasi Profesi dalam Mengembangkan PAUD Aisyiyah Era Baru”. Tema ini mencerminkan tekad para pendidik PAUD Aisyiyah untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Bulukumba beserta jajaran, Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Kabupaten Bulukumba, Majelis PAUD Dasmen, serta para kepala sekolah dan guru TK ABA dari berbagai wilayah di Bulukumba. Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan kuatnya sinergi dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas.
Musyawarah Daerah secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aisyiyah Kabupaten Bulukumba, Hj. Banri Alang, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran IGABA sebagai organisasi profesi yang modern, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
“IGABA harus mampu menjawab tantangan zaman dengan sikap profesional, tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi ruh PAUD Aisyiyah,” ujar Hj. Banri Alang.
Tak hanya membuka kegiatan, Hj. Banri Alang juga menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Peran IGABA Menuju Etos Kerja Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Profesional.” Materi ini menyoroti urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidik, penguatan etos kerja, serta komitmen berkelanjutan terhadap profesionalisme guru PAUD.
Bagi para guru TK ABA, Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi. Dari forum inilah diharapkan lahir gagasan, program kerja, dan langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini di era baru.
Melalui Musyawarah Daerah ini, IGABA Kabupaten Bulukumba diharapkan semakin kokoh sebagai wadah profesional pendidik PAUD Aisyiyah, mampu memperkuat sinergi antarpendidik, serta meningkatkan mutu layanan pendidikan yang berdampak langsung pada tumbuh kembang generasi masa depan.(*)