Data Hisab 2026: Hilal Tak Terlihat, PBNU Tegaskan Lebaran 21 Maret
JALUR DUA.COM, JAKARTA - Langit senja di penghujung Ramadhan selalu menyimpan harap. Namun pada Kamis, 29 Ramadhan 1447 H atau 19 Maret 2026, harapan itu kembali diuji oleh data ilmiah yang tak mudah...
JALURDUA JALUR DUA.COM, JAKARTA - Langit senja di penghujung Ramadhan selalu menyimpan harap. Namun pada Kamis, 29 Ramadhan 1447 H atau 19 Maret 2026, harapan itu kembali diuji oleh data ilmiah yang tak mudah dibantah.
Berdasarkan hasil hisab dari Lembaga Falakiyah PBNU, Kementerian Agama, serta BMKG, posisi hilal masih berada di bawah kriteria imkanur rukyah.
Tinggi hilal tercatat belum mencapai 3 derajat dan elongasi belum menyentuh 6,4 derajat—batas minimal yang telah disepakati dalam forum MABIMS.
Di titik inilah, perdebatan lama kembali mencuat.
Ketika Data Ilmiah Berhadapan dengan Kepentingan Penyatuan
Katib Syuriyah PBNU, KH Sarmidi Husna, menyuarakan harapan yang sederhana namun krusial: konsistensi.
Ia menegaskan pentingnya berpegang pada regulasi resmi.
“Kami sangat berharap kepada Kementerian Agama untuk transparan dan konsisten terhadap kesepakatan MABIMS dan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 menjadi dasar hukum,” katanya dikutip dari NU Online, Minggu 15 Maret 2026.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...
- Oknum Polisi Bulukumba Diduga Aniaya Warga, Propam Tegas: Proses Jalan Terus
- BRI Bulukumba Cetak Rekor Penyaluran KUR 2025, Ekonomi Mikro Makin Bergairah
- Kemenperin Serahkan Mesin CNC Kepada Sentra IKM Perhiasan di Bali