News and Education Versi penuh
Hukum & Kriminal

Dilaporkan Atas Dugaan Korupsi, Ahok Jawab Terimakasih, Ini Penjelasannya

Foto : Warta Kota - Tribun. Jalurdua.com - Jakarta | Pada Kamis, 6/1/2022, Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke K...

Oleh herwanto2582@gmail.com 08 Jan 2022 04:46 2 menit baca

Foto : Warta Kota - Tribun.

Jalurdua.com - Jakarta | Pada Kamis, 6/1/2022, Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Presidium PNPK, Adhie Massardi, menyebut setidaknya ada 7 kasus dugaan korupsi di Jakarta yang diduga melibatkan Ahok.

Dugaan tersebut yakni RS Sumber Waras, lahan di Taman BMW, lahan Cengkareng Barat, dana CSR, reklamasi teluk Jakarta, dana non-budgeter, dan penggusuran.

Terkait dugaan itu, melansir pemberitaan Kompas.com (7/1/2022), Ahok enggan mengomentari laporan terhadap dirinya yang dilakukan oleh PNPK.

Dalam lansiran itu Ahok menyampaikan ucapan terima kasih atas info yang diberikan terkait pelaporan PNPK terhadap dirinya.

Kemudian lewat pesan singkatnya, Komisaris Utama PT Pertamina itu melemparkan sejumlah tautan pemberitaan yang menyebut sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi sudah selesai disidangkan.

"Terima kasih atas infonya. Monggo (mengirimkan tautan pemberitaan terkait kasus-kasus yang dilaporkan PNPK). Sudah pernah diperiksa semua," kata Ahok melalui pesan singkat, melansir Kompas.com, Kamis 6/1/2022 malam.

Ahok menilai, KPK pada era kepemimpinan Ketua Agus Raharjo bahkan menyebut tidak ada perbuatan melawan hukum terkait pembelian lahan di RS Sumber Waras.

Menurut Ahok, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan juga telah menolak permohonan praperadilan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait kasus dugaan korupsi lahan Cengkareng, Jakarta Barat.