News and Education Versi penuh
News

Direktur RSUD Bulukumba Dorong Komunikasi Efektif dalam Monev Keperawatan

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA — Suasana Aula Pertemuan Lantai 2 Gedung Manajemen RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba tampak lebih hidup dari biasanya, Rabu (28/1/2026). Para koordinator kepala r...

Oleh uno 29 Jan 2026 02:44 3 menit baca

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA — Suasana Aula Pertemuan Lantai 2 Gedung Manajemen RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba tampak lebih hidup dari biasanya, Rabu (28/1/2026).

Para koordinator kepala ruangan bidang keperawatan berkumpul dalam satu tujuan yang sama: memastikan pelayanan kepada pasien terus berjalan dengan kualitas terbaik melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keperawatan.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Direktur RSUD Bulukumba, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG (K)., M.Kes, yang menegaskan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari cara tenaga kesehatan berkomunikasi dan memahami pasien.

Monev Keperawatan sebagai Instrumen Mutu Layanan

Monitoring dan evaluasi keperawatan merupakan agenda rutin yang berfungsi sebagai alat kontrol mutu pelayanan. Melalui Monev, manajemen rumah sakit dapat menilai sejauh mana standar pelayanan keperawatan dijalankan secara konsisten di setiap ruangan.

Di RSUD Bulukumba, Monev tidak sekadar menjadi forum laporan administrasi, melainkan ruang refleksi bersama. Setiap koordinator kepala ruangan diberi kesempatan menyampaikan tantangan di lapangan, mulai dari beban kerja, dinamika pasien, hingga koordinasi antarprofesi.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen rumah sakit dalam membangun budaya kerja profesional, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Komunikasi Efektif Jadi Penekanan Utama Direktur

Dalam sambutannya, dr. Rizal secara khusus menyoroti pentingnya komunikasi efektif antara tenaga kesehatan dan pasien. Menurutnya, komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi medis, tetapi juga membangun rasa aman dan kepercayaan pasien selama menjalani perawatan.

“Nantinya saya akan kembali melakukan pelatihan komunikasi efektif bagi seluruh pegawai rumah sakit, khususnya mereka yang bersentuhan langsung dengan pasien,” tegas dr. Rizal.

Ia bahkan menegaskan akan melakukan pengecekan langsung ke ruangan-ruangan perawatan untuk memastikan komunikasi efektif benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari.

“Dan saya akan mengecek setiap saat ke ruangan-ruangan perawatan apakah komunikasi efektif ini dijalankan atau tidak,” ujarnya.

Perawat sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kemanusiaan

Sebagai institusi kesehatan publik, RSUD Bulukumba dituntut memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga manusiawi. Dalam konteks ini, perawat memegang peran vital karena merekalah yang paling sering berinteraksi dengan pasien dan keluarga.

dr. Rizal menekankan bahwa perawat harus benar-benar memahami kondisi pasien yang menjadi tanggung jawabnya.

“Saya menginginkan nantinya para perawat yang bertugas di ruang-ruang perawatan betul-betul memahami dan mengerti pasien yang dirawatnya,” lanjutnya.

Pemahaman ini menjadi dasar penting agar setiap tindakan keperawatan dapat dilakukan secara tepat, aman, dan efektif.

“Ini penting agar tindakan yang akan dilakukan dapat terlaksana dengan tepat dan efektif,” sambungnya.

Merawat Pasien dengan Empati

Di balik prosedur medis dan standar operasional, pelayanan kesehatan sejatinya adalah soal empati. Monev keperawatan ini menjadi pengingat bahwa setiap pasien datang dengan cerita, kekhawatiran, dan harapan masing-masing.

Pendekatan komunikasi yang baik memungkinkan perawat tidak hanya merawat penyakit, tetapi juga merawat rasa takut dan kecemasan pasien. Inilah nilai kemanusiaan yang terus ingin dijaga oleh RSUD Bulukumba.

Pesan Motivasi dan Nilai Spiritual dalam PelayananMenutup sambutannya, dr. Rizal memberikan pesan motivasi yang sarat nilai moral dan spiritual kepada seluruh koordinator kepala ruangan.

“Mari kita tetap semangat dan terus bekerja dengan baik. Jadikanlah pekerjaan ini sebagai ladang mengumpulkan pahala yang sebanyak-banyaknya,” tutupnya.

Pesan ini menegaskan bahwa bekerja di bidang kesehatan bukan sekadar profesi, melainkan amanah dan bentuk pengabdian kepada sesama.

Komitmen RSUD Bulukumba terhadap Mutu Berkelanjutan

Melalui Monev keperawatan ini, RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan secara berkelanjutan. Evaluasi rutin, pelatihan komunikasi, serta penguatan peran perawat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada pasien.(*)

Topik terkait
RSUD Bulukumba Direktur RSUD Rumah Sakit Daerah Kesehatan Bulukumba Monev Keperawatan Pelayanan Pasien Perawat