Eksistensi Radio di Hari Radio Nasional dan Sukses Pilkada Serentak 2020
JalurDua.Com,Bulukumba - Radio merupakan salah satu media paling strategis dalam menyukseskan Pemilukada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendengar setia radio di...
JalurDua.Com,Bulukumba - Radio merupakan salah satu media paling strategis dalam menyukseskan Pemilukada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendengar setia radio di Indonesia yang begitu banyak, ketiga terbanyak setelah televisi dan pengguna smart phone.
Radio sebagai media elektronik yang punya peran penting atas sukses penyelenggaraan Pemilukada, karena Radio akan mendorong partisipasi publik untuk menggunakan haknya dalam pemiliu.
Hal tersebut dikatakan Saiful Alief Subarkah Program Director di Radio Swara Panrita Lopi FM, saat ditemui Rabu,9 September 2020.
Ia mengatakan, ada beberapa strategi untuk mendorong partisipasi publik dalam pelaksanaan pemilukada nantinya. Membangun komunikasi massa melalui pertemuan/kegiatan dialog publik dengan pemilih, yang paling penting adalah membangun kerja sama dengan media, terutama media penyiaran khususnya Radio yang memang bagian dari strategi untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
“Kami melihat peran radio yang sangat strategis dalam bentuk sosialisasi secara massif. Kami harap radio dapat ikut menggaungkan Pemilukada 2020, apalagi tahun ini juga bertepatan dengan Hari Radio Nasioanal ke–75, 11 sepetmber 2020, yang berselang dua bulan kita berada di pesta demokasi yaitu Pemilukada serentak 9 desember 2020 kabupaten bulukumba termasuk daerah yang akan melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati” ujarnya.
Di Hari Radio Nasional Ke – 75 Tahun 2020, radio secara tidak langsung akan menghadapi perkembangan era digital yang semakin pesat.
Memasuki era digital seperti sekarang ini, jika dilihat dari banyaknya media yang menyajikan beragam informasi dan hiburan, sepertinya radio nasibnya akan tersingkirkan. tapi hebatnya, Radio saat ini masih tetap eksis dan berkontribusi penuh sebagai Media Informasi bagi masyarakat.
Dimana kita ketahui bahwa perkembangan dunia radio di masa sekarang tetap menjadi eksis seiring berkembangnya era digital di masa sekarang. Bahkan mampu bertahan walaupun banyak gempuran dari beragam media lainnya seperti tv, smartphone, internet dan sebagainya.
Pesatnya kemajuan teknologi dan informasi telah mengubah gaya hidup masyarakat dalam memperoleh berita dan hiburan. Munculnya media online, media sosial serta booming-nya smartphone (telepon pintar) telah menggerus ketertarikan masyarakat terhadap media konvensioal salah satunya adalah radio.
Meski hanya mengeluarkan suara atau audio, justru inilah kekuatan utama radio dibanding media lainnya. Pendekatan radio terhadap audiensnya terasa lebih personal karena suara penyiar langsung tertuju pada pendengar. Diharapkan, dengan kelebihan yang dimilikinya, radio dapat mengulang semarak antusiasme pemilu seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Hal menarik lain yang mesti kita pahami tentang Radio adalah sekitar 30% pendengar radio adalah kaum muda. Sementara kita semua tahu generasi muda masih dipenuhi dengan idealisme segar mereka,” katanya.
Dengan demikian, menjadi peluang radio untuk memberikan pendidikan politik kepada kaum muda melalui siaran-siarannya. Radio memang memiliki banyak fungsi, dan yang sesuai dengan konteks ini adalah fungsi politik yang terbagi menjadi dua yaitu proses pendidikan pemilih agar paham proses pemilu, dan pendidikan politik untuk mengarahkan persepsi dan sikap politik masyarakat Indonesia.
Terkait isu Corona Virus atau Covid-19 dimoment politik saat ini telah menciptakan kekhawatiran yang semakin luas, masyarakat, sering disuguhi pemberitaan yang berlebihan dapat memantik kepanikan di masyarakat.
Program Director Radio SPLFM Bulukumba Saiful Alief Subarkah berharap, masyarakat tidak tergoda menyebar dan mengkonsumsi informasi yang belum pasti yang bersumber dari media sosial.
Menurutnya, mesti dikonfirmasi ulang dari setiap informasi harus tetap dilakukan untuk mencegah masyarakat menelan berita bohong dan menyesatkan. “Jangan sampai masyarakat dilanda kepanikan karena informasi sesat yang disebar media,” disitulah peran media radio sesungguhnya menyebarkan informasi yang akurat, tepat sesuai kebutuhan masyarakat’’ ujarnya.
Saiful Alief Subarkah tak lupa mengucapkan “Selamat Hari Radio Nasional Ke– 75 Tahun, 11 September 2019, “Jayalah Radio Indonesia, Anda Dengar Kami Mengabarkan” dan Sukses Pemilukada Serentak 09 Desember 2020 semoga melahirkan pemimpin yang amanah untuk bulukumba kedepan” terangnya.