Fenomena Kembalinya BlackBerry: Gen Z Desak Ponsel Lawas Ini Bangkit Lagi

JALURDUA.COM - Ponsel legendaris BlackBerry kembali menarik perhatian, terutama di kalangan Gen Z. Minat generasi muda terhadap perangkat yang populer di era 2000-an ini bahkan memicu lahirnya se...

Fenomena Kembalinya BlackBerry: Gen Z Desak Ponsel Lawas Ini Bangkit Lagi
Bacakan Artikel

“Smartphone bukan lagi sumber kesenangan,” ujar Pascal Forget, seorang kolumnis teknologi asal Montreal kepada CBC News.

“Dulu memang menyenangkan, tapi sekarang sudah menjadi kecanduan. Karena itu, banyak orang ingin kembali ke masa yang lebih sederhana dengan perangkat yang juga lebih sederhana,” lanjutnya.

Dampak Digital pada Generasi Muda

Meski tumbuh besar di era digital, Gen Z dan sebagian Generasi Alpha mulai menyadari dampak negatif dari paparan ponsel yang berlebihan. Studi Pew Research Center tahun 2024 menunjukkan bahwa hampir 50 persen remaja kini merasa mereka terus-menerus berada dalam kondisi online—angka yang melonjak dua kali lipat dibandingkan satu dekade lalu.

Sebagian bahkan melaporkan mengalami ilusi getaran notifikasi, atau kebiasaan menekan tombol daya tanpa disadari—menandakan refleks yang terbentuk karena keterikatan terhadap gawai.

Perangkat dari era 2000-an seperti BlackBerry, maupun ponsel lipat, dianggap mampu membawa keseimbangan hidup yang lebih sehat. Para pengguna menyebut bahwa ponsel lawas membuat mereka lebih fokus menikmati momen bersama keluarga, mengeksplorasi hobi baru, serta terbebas dari rutinitas doomscrolling dan binge-watching.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: