Geger Penemuan Tanah Beracun di Tangsel

Sebanyak 100 drum kosong disiapkan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) untuk mengangkut tanah yang terpapar radioaktif di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/2/2020). Di di laha...

Geger Penemuan Tanah Beracun di Tangsel
Bacakan Artikel

"Caesium 137 (Cs-137) banyak digunakan di industri misalnya mengukur ketebalan kertas atau densitas suatu bahan dan lain lain, dan rumah sakit untuk terapi kanker. Dugaan saya kalau berbasis temuan yang ada, berasal dari industri," ujar dia kepada Liputan6.com, Senin (17/2/2020).

Dampak yang ditimbulkan akibat zat berbahaya ini, kata Djarot, harus dilihat seberapa jauh paparannya. Dia menjelaskan, satuan untuk mengukur dampak radiasi disebut Sieverts (Sv).

Dia memaparkan, orang yang terpapar 10 ribu mili Sv akan meninggal dalam beberapa minggu. Kalau seribu mili Sv berpotensi terkena kanker naik 5%. Dan jika skalanya puluhan mSv, biasanya dianggap dapat ditoleransi dan tak ada symptom terdeteksi.

"Saya ambil contoh di rumah sakit, bila menggunakan CT SCAN pasien mendapat 10 mSv, rontgen sekitar 0,1 mSv. Nah yang di Batam Indah tersebut kalau radiasinya sekitar beberapa mSv atau bahkan ukurannya mikro Sv, maka bisa dikatakan aman," jelas dia.

Untuk mengusut penemuan ini, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono saat ditemui di Komnas HAM, Jakarta Pusat, mengungkapkan pihaknya masih menyelidiki penemuan ini. Dengan pihak terkait pun, juga masih terus dilakukan komunikasi.

"Kita berkomunikasi dengan Batan, sejauh mana daripada sisa limbah radioaktif tersebut," kata dia, Senin (17/2/2020).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: