Harga Sembako Ramadan di Makassar Relatif Stabil, Ini Penjelasan Gubernur

JALUR DUA.COM, MAKASSAR - Suasana Pasar Terong, Makassar, Jumat (20/2/2026), terasa berbeda. Di antara riuh tawar-menawar dan aroma rempah yang menguar, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaim...

Harga Sembako Ramadan di Makassar Relatif Stabil, Ini Penjelasan Gubernur
Bacakan Artikel

Pendekatan ini memperkuat kepercayaan publik sekaligus menunjukkan kepemimpinan berbasis data dan aksi nyata.

Dampak bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Bagi pedagang, stabilitas harga berarti kepastian usaha. Mereka bisa merencanakan stok tanpa khawatir lonjakan drastis. Bagi konsumen, harga terkendali berarti daya beli tetap terjaga.

Ramadan adalah momen spiritual sekaligus momentum ekonomi. Konsumsi meningkat, transaksi tumbuh, dan pasar menjadi pusat aktivitas sosial. Karena itu, stabilitas harga bukan sekadar angka, tetapi soal rasa aman dan keadilan ekonomi.

Sidak Gubernur Sulsel di Pasar Terong menjadi gambaran nyata upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadan. Meski ada kenaikan pada daging, harga masih terkendali. Bahkan, beberapa komoditas seperti bawang mengalami penurunan. Dukungan Bulog dan ketersediaan beras SPHP memperkuat optimisme bahwa kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi dengan harga yang tetap wajar.

Stabilitas harga bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin kepedulian terhadap daya beli rakyat. Dan di tengah dinamika pasar, pengawasan aktif menjadi kunci menjaga keseimbangan antara permintaan, distribusi, dan keadilan harga.**

Pilih Halaman: