Imbas Adanya Partai Mahasiswa Indonesia: Status Agent of Change Hilang
Jalurdua.com - Jakarta | Ahli hukum tata negara sekaligus pengamat politik Indonesia, Refly Harun menyikapi soal kabar terbentuknya Partai Mahasiswa Indonesia. Refly Harun kemudian menyinggung beb...
"Orang masuk partai politik kan harus ada landasan ideologisnya. Nah bagaimana misalnya dia sudah selesai, tiba-tiba dia tidak lagi mahasiswa tapi tetap menjadi bagian dari partai mahasiswa. Ya bisa aja, ya bisa sih, tapi lama-lama partai umum aja sifatnya. Itu yang pertama," katanya menambahkan.
Selain itu, Refly Harun juga menyinggung soal eksistensi mahasiswa dengan terbentuknya Partai Mahasiswa Indonesia.
Menurutnya, mahasiswa bukanlah pihak yang sudah matang, melainkan manusia yang sedang berproses.
Dalam proses tersebut, kata Refly Harun, mahasiswa akan terlibat dalam perjuangan bangsa dan negara dengan berbagai status yang dilekatkan kepada mereka.
"Sebagai apa? Sebagai orang mengatakan sebagai agent of change ya, sebagai agent of development, sebagai moral force, macam-macamlah status yang dilekatkan ke mahasiswa," katanya.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- <strong>Airlangga Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Sesuai Harapan Jokowi</strong>
- Kemarahan Megawati Tak Terbendung, LBP Jadi Sorotan
- Relawan Erick Thohir, Bagikan Sarung dan Sembako di Serang Banten
- Menjaga Wibawa Negara di Era Media Sosial
- Satu Tahun Prabowo: Jumhur Hidayat Soroti “Execution Gap” dan Dorong Program Mak...