Ini Tanggapan Dubes Rusia Di Jakarta, Soal Pemberitaan Konflik dengan Ukraina
Jalurdua.com - Jakarta | Belakangan ini sering muncul publikasi yang menggiring opini bahwa “Rusia akan menyerang Ukraina”. Opini ini dimunculkan tanpa ada berita berimbang. Kecenderungan yang sering...
Spekulasi tentang kemungkinan "serangan Rusia ke Ukraina" muncul pada akhir 2021. Sampai saat ini, isu itu menurut Vorobieva masih terus dipublikasikan. Bahkan, setiap kali publikasi muncul, disertai perkiraan tanggal yang baru.
"Misalnya, serangan akan dilakukan pada Desember 2021, kemudian pada Januari 2022 dan sekarang disampaikan akan dilakukan saat Olimpiade Beijing mendatang," ujar ungkap Vorobieva.
Semua hal ini, menurutnya menunjukkan satu hal: perang informasi yang sistematis sedang dilancarkan terhadap Rusia. Tujuannya, demi meyakinkan masyarakat dunia, bahwa Rusia adalah “agressor”, “bad guy” dan lainnya.
Alasan serangan Russophobia atau ketakutan pada Rusia ini, beber Vorobieva, telah lama timbul. Karena tidak semua pihak Barat siap menerima tatanan dunia multipolar, yang memiliki tujuan menjadi lebih adil dan demokratis. Pihak Barat dia nilia seolah masih ingin, tatanan dunia didominasi satu atau sekelompok kecil negara saja.
Sangat disesalkan, cetusnya, negara-negara di bawah pimpinan Amerika Serikat mencoba menentang perjalanan sejarah yang objektif, berusaha mempertahankan keuntungan eksklusif "penguasa dunia" dan mengabaikan kepentingan sah negara lain.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania