Jokowi Tolak 3 Periode, Tapi Biarkan Pendukungnya Kampanye
Jalurdua.com - Jakarta | Wacana penambahan jabatan presiden hingga saat ini masih ditolak presiden Joko Widodo, namun presiden tidak melarang para pendukungnya jika menyuarakan presiden tiga periode....
JALURDUA Jalurdua.com - Jakarta | Wacana penambahan jabatan presiden hingga saat ini masih ditolak presiden Joko Widodo, namun presiden tidak melarang para pendukungnya jika menyuarakan presiden tiga periode.
Terkait itu Jubir Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, aspirasi penambahan masa jabatan presiden adalah kebebasan berpendapat yang tidak bisa dilarang.
"Kami sama sekali tak mencampuri urusan terkait pernyataan (3 periode). Itu kan kebebasan berpendapat para pendukung," kata Fadjroel dalam diskusi bertajuk "Amandemen UUD 1945, Untuk Apa?" pada Sabtu siang (11/9).
Pada dasarnya, wacana tersebut merupakan hak konstitusional masyarakat. Pihaknya tidak akan melarang sepanjang tidak melanggar hukum dan tidak langgar aturan undang-undang yang berlaku.
"Tapi beliau (Jokowi) sudah sampaikan sikap politik, hendaknya siapa pun yang mendukung beliau itu tegak lurus dengan Pak Jokowi. Itu yang kami harapkan," tandasnya.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Uji Kompetensi Wajib? Strategi Kemnaker Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
- Abdul Razak Nasution Tidak Paham AD/ART dan Peraturan Organisasi