Kaspersky Peringatkan Bahaya Dark AI, Senjata Baru Serangan Siber Canggih
JALURDUA.COM - Perusahaan keamanan siber global Kaspersky mengingatkan masyarakat akan ancaman Dark AI atau kecerdasan buatan gelap yang kini digunakan sebagai senjata utama dalam serangan siber mode...
JALURDUA
JALURDUA.COM - Perusahaan keamanan siber global Kaspersky mengingatkan masyarakat akan ancaman Dark AI atau kecerdasan buatan gelap yang kini digunakan sebagai senjata utama dalam serangan siber modern.
Teknologi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melancarkan serangan mulai dari phishing sederhana hingga spionase digital berskala besar.
Menurut Kaspersky, Dark AI menjadi salah satu temuan penting dalam riset terbaru mereka. Penyerang memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas ancaman digital di seluruh dunia.
“Sejak ChatGPT populer secara global pada 2023, kami melihat adopsi AI yang bermanfaat, mulai dari pembuatan video hingga deteksi ancaman teknis,” ungkap Sergey Lozhkin, Kepala Tim Riset Analisis Global (GReAT) untuk META dan APAC di Kaspersky, Selasa (5/8).
“Namun, penjahat siber juga menggunakannya untuk memperkuat serangan mereka. Kita kini memasuki era di mana AI menjadi perisai, sementara Dark AI adalah pedangnya,” lanjutnya.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Pemudik yang Sudah Vaksin Booster Tak Perlu Tes Antigen dan PCR