Mira Murati, Perempuan di Balik AI Canggih yang Menolak Rp16 Triliun dari Marc Zuckerberg
JALURDUA.COM - Nama Mira Murati kembali menjadi sorotan dunia teknologi. Alasannya bukan karena meluncurkan produk baru, melainkan karena keberaniannya menolak tawaran fantastis dari Mark Zuckerb...
JALURDUA JALURDUA.COM - Nama Mira Murati kembali menjadi sorotan dunia teknologi. Alasannya bukan karena meluncurkan produk baru, melainkan karena keberaniannya menolak tawaran fantastis dari Mark Zuckerberg.
Menurut laporan Wired, pendiri sekaligus CEO Thinking Machines Lab (TML) itu menampik proposal akuisisi senilai 1 miliar dolar AS—sekitar Rp 16 triliun—yang diajukan bos besar Meta.
Bukan cuma Murati, seluruh tim TML juga kompak menolak tawaran tersebut. Padahal, Meta menawarkan kompensasi personal yang tak main-main, mulai dari Rp 3 triliun hingga Rp 16 triliun per orang.
“Sampai sekarang, belum ada satu pun dari Thinking Machines Lab yang menerima tawaran itu,” ungkap Murati.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Trump akan kenakan tarif 25 persen pada produk otomotif, kayu, dan farmasi Korse...
- Profil Sidharto Reza, Presiden Dewan HAM PBB perwakilan RI