Kasus Tukang Sayur Ditampar karena Bendera One Piece di Bantaeng Berakhir Damai, Pelaku Oknum Anggota TNI
BANTAENG,Insiden penamparan terhadap seorang pedagang sayur berinisial PA oleh oknum anggota TNI karena memasang bendera One Piece di mobilnya di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Sela...
Sebelumnya, video berdurasi 2 menit 56 detik sempat viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak PA, pedagang sayur yang tengah mengemudi bersama istri dan anaknya, dihentikan oleh seorang pria mengenakan helm dan rompi oranye yang mengaku sebagai anggota TNI.
Pria itu kemudian menunjukkan bendera bergambar tengkorak, Jolly Roger—ikon khas One Piece—yang terpasang di kendaraan PA kepada warga yang berada di sekitar lokasi.
Fenomena pengibaran bendera One Piece ini memang tengah ramai di berbagai wilayah Indonesia menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kritik atau simbol protes oleh sebagian masyarakat.
Respons terhadap fenomena ini pun beragam. DPR hingga sejumlah pejabat pemerintah menyatakan keberatan, bahkan ada yang melarang aksi tersebut.
Namun, Presiden Prabowo Subianto sendiri tidak melarang penggunaan bendera One Piece. Ia hanya mengimbau agar masyarakat tetap menghormati simbol negara dan menjaga semangat persatuan menjelang hari kemerdekaan.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania