Kini Giliran Semarang, Tempe dan Tahu mulai Langka, Akibat Harga Meroket
Gambar Ilustrasi - Foto : emiternews.com Jalurdua.com - Jakarta | Sejak naiknya harga kedelai beberapa waktu lalu, keberadaan tahu dan tempe di beberapa pasar tradisional Kota Semarang, Jawa Tenga...
"Tiba-tiba sulit mencari tempe dan tahu buat pelengkap makanan yang saya jual," mengutip jelasnya kepada Kompas.com, Kamis, 24/2/2022.
Fitri mengaku sering pulang dengan tangan kosong. Beberapa kali dia datang ke Pasar Gabeng Jangli, Kecamatan Tembalang, tapi tidak mendapat barang yang dicari.
"Awalnya tahu dulu yang hilang, sekarang disusul tempe," ucapnya
Ia meyakini, stok kedelai saat ini masih aman. Namun, harganya memang naik. Untuk itu, dia meminta kepada petani kedelai lokal untuk ikut bersaing.
"Dengan kemandirian pangan dari petani lokal bisa lebih mudah untuk dikontrol," terangnya.
- 1
- 2
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania