Mencicipi Kopi dan Buku dari Barista Pinggir Jalan di Palampang. (Bag 2 : Barista Yang Penulis)
Saya menemukan beberapa di antaranya. Buku "Inspiring Bulukumba", "Perempuan Di Atas Pematang", dan "Rumah Putih, Antologi Puisi Serumah."
JALURDUA (Bagian Kedua)
Oleh: MJ Siregar
Kami bertiga yang pulang dari Bone lewat Sinjai seolah terasa hilang semua lelah ketika menjelajahi berbagai rasa dan nuansa di kedai kopi ini.
Salah seorang kawan kami yang setahu saya penggemar kopi espresso rupanya tertarik dengan Kopi Literavenesia.
"Wuih, mantap nih. Nggak diproses melalui mesin espresso tapi rasanya nendang banget," katanya.

Sedangkan kawan saya yang bukan pecinta kopi memilih minuman dingin "Litera Ice Blend" rasa avocado. Kami telusuri, ternyata varian yang disebut LIB ini merupakan kreasi "ciptaan" istri sang barista. "Keren, ada sensasi jeli-jelinya gitu," komentar kawan saya.
Benar-benar klop. Alfian dan istrinya adalah sepasang barista hebat. Bukan hanya mengadopsi resep-resep yang sudah pakem dan paten di kalangan masyarakat namun juga mampu melakukan inovasi membuat minuman dengan varian baru dengan brand sendiri. Saya yakin "Litera Ice Blend" ini benar-benar orisinil dan tidak ada di tempat lain.
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama
- Kejuaraan Asia 2026: Jafar/Feli Ingin Pertahankan Medali, tapi Tetap Realistis
- Soal Rodri, Guardiola: Yang Tak Bahagia Harus Pergi
- Rosenior Tak Akan Cabut Ban Wakil Kapten Enzo Fernandez
- Secangkir Kopi Perpisahan di Bundaran Pinisi – Iptu Muhammad Ali & AKP Ahmad...
- Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto Apresiasi Personel Sukses Amankan Operas...
- Oknum Polisi Bulukumba Diduga Aniaya Warga, Propam Tegas: Proses Jalan Terus
- Bukayo Saka Baik-baik saja
- Piala FA: Brace Haaland Bawa City Ungguli Liverpool 2-0 di Babak Pertama