Mengharukan! Alumni SMPN 1 Bulukumba Datangi Korban Kebakaran dan Serahkan Bantuan
JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Asap tipis masih seolah tertinggal di udara Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Bekas arang dan puing rumah menjadi saksi bisu peristiwa yan...
JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Asap tipis masih seolah tertinggal di udara Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Bekas arang dan puing rumah menjadi saksi bisu peristiwa yang mengubah kehidupan banyak keluarga dalam sekejap.
Beberapa waktu lalu, kebakaran Bulukumba itu melalap 11 rumah warga. Api yang cepat membesar membuat para penghuni hanya sempat menyelamatkan diri. Dalam hitungan menit, tempat tinggal yang selama ini menjadi pelindung keluarga berubah menjadi abu.
Akibat musibah tersebut, 64 jiwa terdampak, kehilangan tempat tinggal sekaligus banyak harta benda.
Namun di tengah luka itu, harapan datang dari berbagai arah. Solidaritas warga dan organisasi masyarakat berdatangan untuk membantu para korban bangkit kembali.
Alumni Datang Membawa Kepedulian
Di antara para relawan yang datang, tampak rombongan Ikatan Alumni (IKA) SMPN 1 Bulukumba. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi juga membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama warga Bulukumba.
Kunjungan itu menjadi momen haru bagi para korban. Kehadiran para alumni memberi pesan kuat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan.
Sekretaris Umum IKA SMPN 1 Bulukumba, Andi Saiful Ishak, secara langsung menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada 11 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak para korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan rumah.
Solidaritas yang Tumbuh dari Persaudaraan
Aksi sosial ini tidak muncul begitu saja. Para alumni SMPN 1 Bulukumba menggalang donasi dari sesama alumni yang tersebar di berbagai daerah.
Bagi mereka, membantu korban bencana bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga bentuk nyata dari nilai persaudaraan yang masih terjaga sejak masa sekolah.
Ketua IKA SMPN 1 Bulukumba, Syahwan Maarif, SE, menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi musibah kemanusiaan.
"Kami turut prihatin sedalam-dalamnya atas musibah kebakaran ini. Saat ini kami telah menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk meringankan sedikit beban. Semoga bisa membantu," tutur Syahwan saat ditemui pada Minggu malam, 8 Maret 2026.
Menurutnya, peran alumni tidak berhenti pada nostalgia masa sekolah. Mereka juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat.
Donasi yang Dikumpulkan dari Alumni
Syahwan menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi yang dihimpun dari berbagai alumni SMPN 1 Bulukumba.
"Donasi ini kami kumpulkan dari beberapa alumni SMPN 1 Bulukumba," jelasnya.
Meski tidak dalam jumlah besar, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban.
Di tengah kesulitan yang mereka alami, kepedulian seperti ini memberi kekuatan moral bagi warga untuk kembali bangkit.
Solidaritas Warga Bulukumba
Musibah kebakaran di Terang-Terang juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong di masyarakat Bulukumba.
Sejak peristiwa terjadi, berbagai pihak datang membantu. Mulai dari warga sekitar, relawan, organisasi sosial, hingga komunitas alumni.
Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga dukungan moral yang sangat dibutuhkan para korban.
Dalam situasi seperti ini, solidaritas menjadi energi penting bagi warga untuk memulai kembali kehidupan mereka.
Harapan untuk Bangkit Kembali
Bagi para korban, perjalanan untuk kembali membangun kehidupan tentu tidak mudah. Rumah yang hilang harus diganti, dan banyak kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi.
Namun kepedulian dari berbagai pihak memberi harapan bahwa mereka tidak sendiri.
Langkah kecil seperti bantuan dari IKA SMPN 1 Bulukumba menjadi bagian dari upaya besar untuk memulihkan kehidupan para korban.
Di balik puing-puing rumah yang hangus, semangat kebersamaan masyarakat Bulukumba tetap menyala.