News and Education Versi penuh
News

Musrenbang Desa Gantarang 2025: Merajut Aspirasi untuk Masa Depan Desa

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA.---Kecamatan Gantarang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di dua lokasi berbeda. Camat Gantarang, Ahmad Yusri, memimpin pembukaan di Desa Polew...

Oleh uno 06 Aug 2025 21:42 2 menit baca

JALUR DUA.COM, BULUKUMBA.---Kecamatan Gantarang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di dua lokasi berbeda. Camat Gantarang, Ahmad Yusri, memimpin pembukaan di Desa Polewali, sementara Sekretaris Camat, Indrawati Amin, membuka acara di Desa Bontosunggu.Pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Forum tahunan ini menjadi panggung bagi warga, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP) 2026, berpijak pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

Musrenbangdes bukan sekadar rapat formal, melainkan ruang kolaborasi yang menghidupkan semangat gotong royong. Hadir dalam acara ini berbagai elemen masyarakat, mulai dari Anggota DPRD Dapil Gantarang-Kindang, Hj. Nuraidah dan Anhar Sakti, hingga perwakilan pemerintah desa, BPD, ketua RT/RW, Kapus Ponre, Babinsa, Babinkamtibmas, P3MD, LKMD, TP PKK, penyuluh pertanian, kelompok masyarakat, pemuda, tenaga pendidik, dan warga desa. Bersama, mereka menggali potensi desa, menampung aspirasi, dan memilah prioritas untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Di Desa Polewali, Camat Ahmad Yusri menegaskan peran Musrenbang sebagai jembatan aspirasi masyarakat. "Ini adalah momen untuk mendengar suara warga dan merancang program yang benar-benar menyentuh kebutuhan. Kolaborasi yang kuat akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran," ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar usulan-usulan dari forum ini menjadi pilar utama dalam mewujudkan Desa Polewali yang lebih maju dan sejahtera.

Sementara itu, di Desa Bontosunggu, Sekcam Indrawati Amin menyoroti pentingnya kerja sama dalam merancang pembangunan yang komprehensif.

"Musrenbang adalah ruang untuk bertukar ide, mengumpulkan data, dan menentukan skala prioritas berdasarkan kebutuhan nyata desa. Gotong royong tidak hanya terjadi saat pelaksanaan, tetapi dimulai dari perencanaan seperti ini," katanya dengan penuh semangat.

Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan keterlibatan aktif peserta dalam menentukan arah pembangunan. Hasil musyawarah ini menghasilkan kesepakatan program prioritas yang akan dimasukkan ke dalam RKPDes 2026. Selain itu, dibentuk pula Tim RKP untuk menyusun rencana program secara lebih rinci berdasarkan hasil musyawarah.

Anggota DPRD, Anhar Sakti, menegaskan bahwa Musrenbang ini ditutup dengan penandatanganan berita acara, simbol komitmen bersama untuk merealisasikan rencana yang telah disepakati. Sementara itu, Hj. Nuraidah mengajak seluruh peserta untuk terus mengawal usulan-usulan hingga ke tingkat Musrenbang kecamatan dan kabupaten. "Partisipasi aktif adalah kunci untuk memastikan aspirasi desa didengar dan diwujudkan," tuturnya.

Musrenbang Desa Gantarang 2025 bukan hanya soal merumuskan rencana, tetapi juga tentang mempererat ikatan komunitas demi masa depan desa yang lebih baik. Dengan semangat kolaborasi dan keterlibatan semua pihak, cita-cita pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan kian mendekati kenyataan.(*)

Topik terkait
MUSRENBANG CAMAT GANTARANG PEMERINTAH DESA