Perang Rusia - Ukraina, Putin Ancam Negara yang Ikut Campur
Foto : Suara.com Jalurdua.com - Jakarta | Presiden Rusia Vladimir Putin lontarkan ancaman keras kepada negara-negara dunia yang ikut campuri urusannya dalam melancarkan operasi militer di Ukraina....
JALURDUA Foto : Suara.com
Jakarta | Presiden Rusia Vladimir Putin lontarkan ancaman keras kepada negara-negara dunia yang ikut campuri urusannya dalam melancarkan operasi militer di Ukraina. Hal ini disampaikannya pada saat mendeklarasikan perintah penyerbuan ke negara itu yang semula disebutkan hanya ke Donbass, Ukraina Timur, Kamis, 24/2/2022.
"Saya punya beberapa kata untuk mereka yang merasa tergoda, mengganggu perkembangan yang sedang berlangsung. Siapa pun yang mencoba menghalangi kita, apalagi menciptakan ancaman bagi negara kita dan rakyatnya harus tahu bahwa tanggapan Rusia akan segera dan mengarah pada konsekuensi yang tak pernah anda hadapi dalam sejarah," tegasnya sebagaimana dikutip ABC News.
Khusus di Donbass, Putin juga memberikan pesan keras kepada militer Ukraina untuk "segera meletakkan senjata dan pulang. Senin (21/2/2022), Putin mengumumkan kemerdekaan ke dua wilayah yang dikuasai pemberontak pro Moskow di wilayah tersebut.
Amerika Serikat (AS), yang membelaUkraina, telah memberikan kecaman keras kepada tindakan Rusia ini. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut langkah yang dilakukan Rusia sebuah tabuhan perang.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania