Ribuan Alumni Hadiri Reuni Perdana SMPN 1 Bulukumba
JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Angin laut berembus lembut di Pantai Merpati, Senin pagi, 23 Maret 2026. Di bawah langit cerah Bulukumba, ribuan wajah dari lintas generasi berkumpul dalam satu momen yang...
JALUR DUA.COM, BULUKUMBA - Angin laut berembus lembut di Pantai Merpati, Senin pagi, 23 Maret 2026. Di bawah langit cerah Bulukumba, ribuan wajah dari lintas generasi berkumpul dalam satu momen yang sarat makna: reuni akbar pertama SMPN 1 Bulukumba yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni (IKA). Sekitar 1.000 alumni hadir, mulai dari angkatan 1968 hingga 2025. Sebuah rentang waktu panjang yang kini menyatu dalam satu ruang kebersamaan.
Momentum ini bukan sekadar temu kangen. Ia adalah potret perjalanan sejarah, dedikasi pendidikan, serta ikatan emosional yang tak lekang oleh waktu.
Sejak pagi hari, suasana sudah terasa hidup. Tawa, pelukan, dan sapaan hangat mengisi setiap sudut lokasi. Banyak alumni yang tak saling bertemu selama puluhan tahun akhirnya kembali bersua.
Kegiatan dimulai dengan senam zumba yang menghidupkan semangat peserta. Dilanjutkan dengan jalan santai menyusuri kawasan Pantai Merpati, menghadirkan nuansa sehat sekaligus rekreatif. Tak hanya itu, acara juga diramaikan dengan door prize, halal bihalal, hingga doa bersama yang menambah kekhidmatan suasana.
Hiburan dari artis lokal Wa Ode Afira atau yang dikenal sebagai Afira semakin menambah semarak acara. Musik dan nostalgia berpadu, menciptakan pengalaman emosional yang mendalam bagi para alumni.
Ketua panitia, Andi Hamsah Pangki, menjelaskan bahwa reuni ini bukan acara yang berdiri sendiri. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak bulan Ramadan, mengedepankan nilai sosial dan kebersamaan.
“Rangkaian kegiatan reuni telah dimulai sejak bulan Ramadan dengan berbagai agenda sosial dan kebersamaan. Di antaranya buka puasa bersama yang melibatkan dewan guru, kepala sekolah, siswa, serta para alumni,” ungkapnya.
Tak berhenti di situ, panitia juga bersilaturahmi di empat panti asuhan di Bulukumba. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial. Selain itu, penghargaan diberikan kepada guru purna bakti sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam dunia pendidikan.
Sepuluh siswa berprestasi juga mendapatkan apresiasi, menegaskan bahwa reuni ini tidak hanya melihat ke belakang, tetapi juga mendorong masa depan generasi muda.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, turut hadir dan memberikan sambutan yang penuh apresiasi. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata alumni terhadap daerah.
“Saya salut kepada adinda Syahwan di usianya masih muda dan atas inisiasinya reuni akbar ini terlaksana,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak Ketua Umum IKA untuk berkontribusi dalam pembangunan fasilitas ibadah di Bulukumba. Ini menunjukkan bahwa peran alumni tidak hanya sebatas nostalgia, tetapi juga pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Ketua Umum IKA SMPN 1 Bulukumba, Syahwan Maarif, SE, dalam sambutannya menyampaikan refleksi yang jujur dan penuh tanggung jawab.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pelaksanaan kegiatan yang belum berjalan secara maksimal. Kritik dan saran akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” tuturnya.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip transparansi dan perbaikan berkelanjutan—nilai penting dalam membangun organisasi alumni yang profesional dan terpercaya.
Di balik kemeriahan acara, tersimpan kisah-kisah personal yang menyentuh. Ada alumni yang datang dari luar daerah, bahkan luar pulau, demi menghadiri momen ini. Ada pula yang membawa keluarga, memperkenalkan anak-anak mereka pada almamater yang telah membentuk perjalanan hidupnya.
Reuni akbar IKA SMPN 1 Bulukumba bukan sekadar pertemuan biasa. Ia adalah simbol persatuan, penghormatan terhadap masa lalu, dan komitmen untuk masa depan. Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa ikatan alumni mampu menjadi kekuatan sosial yang nyata.*