Soal Pengungsi dan Kekerasan, Pemerintah RI Dikritik Internasional
Ilustrasi foto : Tempo.co Jalurdua.com - Jakarta | Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, mendesak agar pemerintah mengatasi serangkaian masalah yang menjerat pengungsi d...
Meski Indonesia belum menandatangani Konvensi Pengungsi 1951, lanjutnya, serangkaian persoalan yang dihadapi pengungsi merupakan masalah kemanusiaan dan membutuhkan penanganan yang serius serta kerjasama antar negara.
"Karena itu pemerintah juga harus menginisiasi diskusi dengan negara-negara lain untuk membicarakan solusi jangka panjang untuk menangani nasib para pengungsi ini," katanya lagi.
Para pengungsi Afghanistan yang tinggal di Jabodetabek menggelar aksi damai di Jakarta, Rabu (19/1). Mereka long march dari Monumen Nasional ke Kantor Amnesty Internasional.
Unjuk rasa kali ini salah satunya untuk merespons tindak kekerasan yang diduga dilakukan aparat terhadap para pedemo pengungsi di Pekanbaru pada awal pekan lalu.
Dalam video dan foto yang beredar sejumlah aparat melakukan kekerasan, dan salah satu pengungsi nampak terbaring dengan luka-luka.
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Hasil Autopsi Penembakan Kajang Bulukumba: Luka Lebam Benda Tumpul, Keluarga Tun...
- Polisi Bulukumba Tangkap Pelaku Curanmor dalam Waktu Singkat: Kronologi dan Peng...
- 29 Tersangka Dibekuk, Polda Sulsel Bongkar Dalang Pembakaran DPRD Sulsel dan Mak...
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”