Tanah Menganggur & Rekening ‘Tidur’: Dua Aturan Baru yang Bikin Warga Waswas, Hak Privat di Ujung Tanduk?
Dua kebijakan pemerintah terbaru bikin banyak warga mengernyit. Satu, tanah bersertifikat yang “menganggur” dua tahun bisa diambil negara. Dua, rekening bank yang tak bergerak tiga bulan bisa dibloki...
Bacakan Artikel
Kekhawatiran terbesar: kebijakan ini bisa jadi alat represif kalau prosedur tidak transparan. Begitu label “telantar” atau “tidur” ditempelkan, beban pembuktian malah berbalik ke rakyat.
Kesimpulannya?
Dibungkus jargon pemerataan dan keamanan, dua aturan ini menempatkan hak privat di tepi jurang. Pertanyaannya, sampai sejauh mana kita rela membiarkan negara masuk ke halaman rumah dan buku tabungan kita?
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Profil istri Wiranto, Rugaiya Usman
- Berikut rangkuman lawatan Ratu Máxima di Indonesia
- Polres Bulukumba Tegaskan Penanganan Terbuka Dugaan Penistaan Agama
- Ramadan Berkah di Bulukumba: Operasi Helm Berubah Jadi “Ngaji On The Road”
- Andi Endang: Ramadhan Momentum Rekatkan Pemerintah dan Masyarakat
- Profil Sari Yuliati pengganti Mukhtarudin sebagai sekretaris F-Golkar di DPR
- Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania